Kemensos Ungkap Keterbukaan Data DTSEN di Balik Isu Bansos Tak Tepat Sasaran

Ekonomi & Pasar
Dian KusumaDian Kusuma
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Kemensos Ungkap Keterbukaan Data DTSEN di Balik Isu Bansos Tak Tepat Sasaran
BAGIKAN:

Tenaga Ahli Kementerian Sosial Andy Kurniawan mengungkap alasan banyaknya kasus bantuan sosial yang dinilai tidak tepat sasaran: bukan karena data tertutup, melainkan karena pemerintah membuka data melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Pernyataan itu disampaikan dalam acara di Politeknika Statistik STIS, Jakarta, Jumat (11/9/2026).

"Itu sebenarnya terjadi bukan karena tidak terbuka data. Justru karena pemerintah terbuka," ucap Andy.

Targeted dan Tantangan Data

Andy menjelaskan, penyaluran bantuan sosial di Indonesia menggunakan pendekatan targeted atau tepat sasaran. Konsekuensinya, pemerintah harus memilih penerima secara akurat.

"Kalau targeted, tantangannya adalah kita mining datanya harus kuat. Datanya harus akurat. Ada rankingnya, karena targeted menuntut pemerintah untuk memilih," ujarnya.

Karena itu, dibentuk desil-desil sebagai upaya memilih subjek penerima bantuan. "Fungsi utama desil adalah memberikan pertimbangan pertama kepada pemerintah untuk menetapkan skala prioritas terhadap masing-masing program," kata Andy.

DTSEN dan 4,3 Juta Penerima Baru

Keterbukaan data melalui DTSEN, lanjut Andy, membuat desil berbuah hasil. Sebanyak 4,3 juta penduduk yang layak menerima bantuan sosial masuk sebagai penerima baru, setelah sebelumnya tidak pernah menerima sama sekali.

"Sejak DTSEN kita gunakan, ada 4,3 juta Keluarga Penerima Manfaat baru pada desil 1 sampai desil 4 yang awalnya tidak mendapatkan bansos sama sekali, ini mendapatkan bansos," imbuhnya.

Dari kacamata ekonomi makro, keterbukaan data memperbesar peluang penyaluran subsidi dan bantuan sosial lebih presisi. Namun, akurasi desil tetap menjadi penentu agar perluasan cakupan tidak berhenti pada angka, melainkan benar-benar mengurangi salah sasaran.

Meow! Tanya Nesi!
😸