Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Ivan Mamut Resmi Gabung Persija, Bomber 192 cm Penerus Marko Simic!

OlahragaDimas PratamaDimas PratamaSumber: CNN Olahraga
Dimas Pratama
Dimas Pratama
Pengamat Olahraga

Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Ivan Mamut Resmi Gabung Persija, Bomber 192 cm Penerus Marko Simic!
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Persija Jakarta resmi menambah daya gedor di lini depan dengan merekrut penyerang asal Kroasia, Ivan Mamut , dari NK Varazdin pada awal September 2026.
  • Bomber berusia 29 tahun ini datang ke Jakarta untuk mengisi posisi yang lama dinanti, sekaligus disebut-sebut sebagai penerus Marko Simic .
  • Karena butuh predator kotak penalti yang sudah teruji di Asia Tenggara.

Persija Jakarta resmi menambah daya gedor di lini depan dengan merekrut penyerang asal Kroasia, Ivan Mamut, dari NK Varazdin pada awal September 2026. Bomber berusia 29 tahun ini datang ke Jakarta untuk mengisi posisi yang lama dinanti, sekaligus disebut-sebut sebagai penerus Marko Simic. Kenapa Persija bergerak cepat? Karena butuh predator kotak penalti yang sudah teruji di Asia Tenggara.

Ini bukan transfer sembarangan. Mamut punya tinggi 192 cm, kaki kiri dominan, dan naluri gol yang tajam. Ia lahir di Split, Kroasia, 30 April 1997, dan menempuh perjalanan panjang dari RNK Split, akademi Hajduk Split, Inter Zapresic, Sesvete, hingga Universitatea Craiova dan FCSB di Rumania. Di Craiova, ia tampil 23 laga liga pada musim 2020/2021.

Rekam Jejak yang Bicara di Asia Tenggara

Yang paling membuat pendukung Persija bergairah: Mamut pernah membuktikan diri di Malaysia bersama Terengganu FC pada 2023. Ia mencetak 22 gol dalam 32 pertandingan. Bahkan, ia ikut mencetak gol di final Piala Malaysia 2023 melawan Johor Darul Ta'zim. Golnya sempat menyamakan kedudukan sebelum Terengganu kalah 1-3. Menurut saya, catatan itu menunjukkan Mamut bukan cuma target man biasa; ia punya insting muncul di momen krusial.

Setelah dari Malaysia, Mamut kembali ke Kroasia dan memperkuat NK Varazdin pada 2025. Di musim 2025/2026, ia mencetak sembilan gol dan empat assist di Liga Kroasia. Totalnya, 36 penampilan, 14 gol, dan enam assist bersama Varazdin. Angka itu cukup untuk meyakinkan Persija bahwa ia masih dalam fase produktif.

Rekomendasi Marko Simic Jadi Kunci

Mamut tak menampik peran besar Simic dalam kepindahannya ke Jakarta. Eks bomber Persija itu disebut memberikan saran yang memantapkan langkah Mamut ke Super League. “Saya mendengar banyak hal baik tentang Persija. Saya juga banyak berbicara dengan Marko Simic. Dia sangat membantu saya, dan karena dialah saya ada di sini sekarang,” ujar Mamut dalam keterangan resmi klub.

Simic sendiri adalah legenda di tim Ibu Kota: 89 gol dan sembilan assist dari 165 penampilan. Ia pernah menjadi momok bagi pertahanan lawan. Kini, beban itu bergeser ke pundak Mamut. Secara taktis, Persija tampaknya ingin tetap punya sosok bomber yang kuat di udara, bisa menahan bola, dan lethal di kotak penalti. Mamut punya profil yang cocok, meski tetap perlu adaptasi dengan ritme Super League.

Analisis: Perjudian Taktis yang Menjanjikan

Bagi saya, langkah ini cerdas sekaligus berisiko. Cerdas karena Mamut sudah pernah merasakan atmosfer sepak bola Asia Tenggara, jadi proses adaptasi seharusnya lebih cepat. Berisiko karena ekspektasi publik Jakarta tidak pernah ringan, apalagi label penerus Marko Simic. Jika Mamut mampu menjaga ketajaman dan chemistry dengan lini kedua, Persija bisa punya senjata baru yang menakutkan. Tapi jika ia lambat panas, tekanan akan langsung menggunung.

Yang jelas, kompetisi Super League semakin menarik. Kehadiran Mamut menambah bumbu pada persaingan elit. Persija tidak hanya mengejar nama besar, tetapi juga solusi konkret di lini depan. Kini bola ada di kaki Mamut: apakah ia benar-benar penerus Simic, atau hanya bayang-bayang masa lalu? Pecinta sepak bola Indonesia layak menantikan jawabannya di lapangan.

FAQ Terkait Berita Ini

Siapa Ivan Mamut?
Ivan Mamut adalah penyerang asal Kroasia kelahiran Split, 30 April 1997. Ia memiliki tinggi 192 cm dan berposisi sebagai penyerang tengah.

Mengapa ia disebut penerus Marko Simic?
Karena ia datang ke Persija dengan rekomendasi langsung dari Marko Simic dan diharapkan mampu mengisi peran predator gol yang ditinggalkan Simic.

Bagaimana rekam jejak Mamut sebelum ke Persija?
Ia mencetak 22 gol dalam 32 laga bersama Terengganu FC, serta 14 gol dan enam assist dalam 36 penampilan bersama NK Varazdin.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ