Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Diceramahi Istri 24 Jam, Bos Sound Horeg Aeromax Tobat Usai Hina MUI Jatim

Berita DaerahSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: CNN Nasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Diceramahi Istri 24 Jam, Bos Sound Horeg Aeromax Tobat Usai Hina MUI Jatim
BAGIKAN:

Setyo Budi Mularso, bos penyedia sistem pengeras suara raksasa alias sound horeg Aeromax asal Karanganyar, Jawa Tengah, menjadi sorotan nasional setelah mengumpat kata “goblok” kepada MUI Jawa Timur saat siaran langsung di salah satu stasiun televisi. Insiden itu terjadi pada Jumat, 11 September 2026, dan memicu gelombang kritik publik. Budi mengaku telah diceramahi istri dan anaknya selama 24 jam di rumah atas perbuatannya tersebut.

“Saya diceramahi anak istri, otomatis anak istri menceramahi 24 jam di rumah. Sudah diberitahu untuk lebih baik yang wajar-wajar saja,” kata Budi, dikutip dari detikJatim, Jumat (11/9/2026).

Setelah ucapannya viral, Budi bergerak cepat menyampaikan permohonan maaf kepada MUI Karanganyar. Ia juga menyatakan niat berhenti memainkan sound horeg dan akan kembali fokus pada konser musik dengan pengaturan suara yang normal. “Saya sendiri sudah sampaikan saya khilaf dari pernyataan saya itu. Saya juga sudah menyampaikan dari hati yang benar-benar tulus, bahwasanya saya khilaf. Dan saya tobat,” ujar Budi.

Dihubungi terpisah, Ketua MUI Karanganyar, KH Badaruddin, mengatakan pihaknya telah memaafkan pernyataan Budi terkait MUI Jatim. Ia menyebut Budi telah mengakui kesalahannya. “Saya sebagai orang Islam memaafkan. Dengan meminta maaf kepada MUI Jatim, MUI Jateng, dan (MUI) Indonesia termasuk (MUI) Karanganyar, sudah saya maafkan. Jangan sampai itu terulang kembali,” kata Badaruddin.

Analisis: Tobat yang Harus Diuji Konsistensinya

Sebagai jurnalis yang lama menekuni investigasi sosial, saya menilai kasus ini bukan sekadar letupan emosi di layar kaca. Fenomena sound horeg telah lama menjadi persoalan ruang publik: ia menghibur sebagian orang, tetapi sering menerjang kenyamanan warga. Ketika seorang pelaku usaha memaki lembaga keagamaan secara terbuka, persoalannya bergeser dari sekadar etika berbisnis menjadi tanggung jawab sosial.

Permintaan maaf adalah langkah awal yang benar. Namun, publik berhak menuntut lebih dari itu. Niat berhenti memainkan sound horeg dan beralih ke konser musik dengan setting normal harus dibuktikan, bukan hanya diucapkan di hadapan kamera. Jika tidak, ia hanya menjadi manuver pencitraan yang cepat menguap.

MUI sebagai lembaga yang memberi fatwa dan pembinaan umat juga berada di posisi sensitif. Memaafkan adalah akhlak mulia, tetapi pembinaan agar peristiwa serupa tidak terulang mesti berjalan. Kasus Budi bisa menjadi cermin: kebebasan berekspresi di ruang publik tetap dibatasi oleh etika, hukum, dan rasa hormat kepada institusi keagamaan.

FAQ Terkait Berita Ini

Siapa Setyo Budi Mularso?
Ia adalah bos penyedia sound horeg Aeromax asal Karanganyar yang viral karena mengumpat MUI Jawa Timur saat live televisi.

Apa dampak ucapannya?
Budi mendapat kecaman publik, diceramahi istri dan anaknya, lalu menyampaikan permohonan maaf kepada MUI serta berniat berhenti memainkan sound horeg.

Bagaimana respons MUI Karanganyar?
Ketua MUI Karanganyar, KH Badaruddin, menyatakan telah memaafkan Budi dan berharap peristiwa itu tidak terulang.

BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Meow! Tanya Nesi!
😸