Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

UBL Bangun Talent Ecosystem, Kampus Dituntut Lahirkan Lulusan Siap Kerja, Bukan Sekadar Ijazah

Ekonomi & PasarSiti AmaliaSiti AmaliaSumber: CNBC Indonesia
Siti Amalia
Siti Amalia
Analis Finansial

Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

UBL Bangun Talent Ecosystem, Kampus Dituntut Lahirkan Lulusan Siap Kerja, Bukan Sekadar Ijazah
BAGIKAN:

Universitas Bandar Lampung (UBL) membangun talent ecosystem untuk mencetak mahasiswa yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing. Langkah itu menjadi sorotan dalam liputan khusus Jurnalis CNBC Indonesia, Ajat Hutdiyanto, di program Power Lunch CNBC Indonesia, Kamis (10/9/2026), di Jakarta. Tujuannya jelas: menjawab kebutuhan dunia kerja yang makin menuntut, bukan sekadar menambah gelar.

Mengapa Ini Penting bagi Ekonomi?

Sebagai ekonom makro, saya menilai langkah UBL menyentuh persoalan struktural: ketidaksesuaian antara lulusan dan kebutuhan industri. Jika kampus hanya menghasilkan ijazah tanpa kompetensi mahasiswa yang relevan, biaya terbesarnya bukan hanya pengangguran, tetapi hilangnya produktivitas nasional. Talent ecosystem yang dirancang serius bisa menjadi jembatan antara supply kampus dan demand pasar.

Bukan Sekadar Proyek Citra

Namun, saya ingin memberi catatan kritis. Talent ecosystem tidak cukup dibangun lewat seremoni atau kerja sama di atas kertas. Ia butuh kurikulum yang diperbarui, dosen dengan pengalaman industri, magang yang terukur, dan umpan balik dari perusahaan. Tanpa metrik yang jelas, program ini berisiko berhenti sebagai proyek citra. UBL perlu mempublikasikan indikator seperti tingkat serapan kerja, waktu tunggu lulusan mendapat pekerjaan, dan kesesuaian bidang.

Bagi pasar, sinyal ini positif. Kampus yang responsif terhadap kebutuhan tenaga kerja dapat menekan biaya rekrutmen dan pelatihan ulang. Bagi mahasiswa, nilai utama bukan pada nama program, melainkan pada bukti keterampilan yang bisa diuji. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, investasi pada manusia adalah salah satu yang imbal hasilnya paling tahan lama.

FAQ Terkait Berita Ini

Apa itu talent ecosystem yang dibangun UBL?
Ini adalah ekosistem terpadu yang menghubungkan pendidikan, keterampilan, dan kebutuhan industri agar lulusan lebih siap kerja.

Mengapa UBL membangun talent ecosystem?
Untuk menjawab perubahan kebutuhan dunia kerja dan menekan kesenjangan kompetensi antara lulusan dan permintaan perusahaan.

Apa dampaknya bagi dunia kerja?
Jika berjalan dengan metrik jelas, pasokan tenaga kerja menjadi lebih relevan, biaya pelatihan ulang turun, dan produktivitas meningkat.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ