Mourinho Nekat! Trent Alexander-Arnold di Lini Tengah, Madrid Tekuk Inter 2-1
Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Real Madrid melewati ujian pertama Liga Champions dengan mengalahkan Inter Milan 2-1 di Santiago Bernabeu, Rabu (9/9) dini hari WIB. Kemenangan itu lahir dari perjudian taktis Jose Mourinho yang nekat memainkan Trent Alexander-Arnold di lini tengah. Gol Madrid dicetak Kylian Mbappe dan Federico Valverde, sedangkan Inter membalas lewat Carlos Augusto.
Perjudian yang Berbuah Tiga Poin
Madrid datang ke laga ini tidak dalam kondisi ideal. Camavinga, Arda Guler, dan Bernardo Silva terkena skorsing, membuat lini tengah Los Blancos bolong. Mourinho pun mengambil risiko: Alexander-Arnold, seorang bek kanan, didorong ke tengah mendampingi Valverde. Posisi bek kanan diisi Denzel Dumfries.
Bagi saya, keputusan itu bukan sekadar improvisasi. Alexander-Arnold pernah dicoba di lini tengah bersama timnas Inggris arahan Gareth Southgate di Piala Eropa 2024. Di Liverpool, naluri bergeraknya ke tengah juga sudah lama terlihat. Mourinho membaca itu dengan jeli.
“Dia pernah bermain di lini tengah bersama Inggris dan Liverpool, tapi dia bukan seorang gelandang. Dia bermain sangat baik. Dia menerjemahkan apa yang dibutuhkan dengan sangat baik secara taktis. Baik dia maupun Valverde bekerja sangat baik di level ini,” ujar Mourinho, dikutip dari Mirror.
Statistik Mendukung, Meski Ada Cela
Alexander-Arnold menciptakan dua peluang dan melakukan lebih banyak umpan silang dibanding pemain Madrid lain. Akurasi operannya mencapai 83,3 persen. Namun, karena bermain di posisi baru, ia gagal melakukan tekel sukses.
“Dia kehilangan beberapa bola, karena bermain di posisi ini tidak sama dengan bermain sebagai bek kanan,” kata Mourinho. “Intensitas kerja fisiknya cukup berat. Dia memiliki stamina yang berbeda. Dia telah memberikan 100 persen kemampuannya. Dia meninggalkan lapangan setelah mengerahkan seluruh tenaganya.”
Analisis saya: Madrid menang bukan karena dominasi mutlak, tetapi karena keberanian Mourinho menutup lubang di tengah dengan pemain yang punya visi umpan. Inter sempat mengancam, tetapi Valverde memberi keseimbangan yang membuat Trent bisa lebih bebas. Ini tanda Madrid siap menghadapi fase grup yang panjang, asal Mourinho punya solusi saat lawan menekan lebih agresif.
FAQ Terkait Berita Ini
Siapa yang mencetak gol kemenangan Real Madrid atas Inter Milan? Kylian Mbappe dan Federico Valverde. Inter membalas melalui Carlos Augusto.
Mengapa Jose Mourinho memainkan Trent Alexander-Arnold di lini tengah? Karena Madrid krisis gelandang setelah Camavinga, Arda Guler, dan Bernardo Silva terkena skorsing.
Apakah perjudian Mourinho berhasil? Ya. Madrid menang 2-1, dan Alexander-Arnold mencatatkan dua peluang serta akurasi operan 83,3 persen.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Man United vs AS Roma: Carrick Hadapi Tantangan Keluar dari 9 Laga Tanpa Kemenangan

Jay Idzes Diprediksi Pulih, Sassuolo Andalkan Bek Timnas Jelang Lawan Fiorentina

Kimi Antonelli Buat Sejarah: Kunci Gelar Juara Dunia F1 2026 Paling Muda di Usia 20 Tahun
