Ronaldo Dicoret dari Skuad Al Nassr, Postecoglu Akui Beban Perjalanan Berat Jadi Alasan Utama
Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

- Sebuah keputusan mengejutkan diambil oleh manajemen Al Nassr menjelang laga tandang krusial melawan Pakhtakor dalam lanjutan AFC Champions League (ACL) Elite 2026/2027.
- Cristiano Ronaldo , mesin gol yang tengah dalam performa puncak, secara mendadak ditinggalkan di Riyadh.
- Pelatih asal Australia, Ange Postecoglu , memutuskan untuk tidak membawa sang legenda ke Tashkent untuk pertandingan yang dijadwalkan pada Senin (2/11) malam WIB.
Sebuah keputusan mengejutkan diambil oleh manajemen Al Nassr menjelang laga tandang krusial melawan Pakhtakor dalam lanjutan AFC Champions League (ACL) Elite 2026/2027. Cristiano Ronaldo, mesin gol yang tengah dalam performa puncak, secara mendadak ditinggalkan di Riyadh. Pelatih asal Australia, Ange Postecoglu, memutuskan untuk tidak membawa sang legenda ke Tashkent untuk pertandingan yang dijadwalkan pada Senin (2/11) malam WIB. Keputusan ini diambil dengan pertimbangan strategi rotasi untuk menjaga kebugaran skuad menghadapi padatnya jadwal kompetisi.
Meskipun absennya Ronaldo berisiko melemahkan daya serang Al Nassr, sang pelatih mengedepankan aspek pemulihan pemain. Dalam konferensi pers di Uzbekistan, Postecoglu menjelaskan bahwa alasan tersebut bukan semata-mata soal performa, melainkan kebutuhan fisiologis pemain. "Postecoglu, mantan pelatih Tottenham Hotspur dan Australia, berkata dalam konferensi Pers di Uzbekistan untuk mengistirahatkan Ronaldo, Kingsley Coman, dan Mohamed Simakan mengingat tekanan dari banyaknya perjalanan yang harus dilakukan," tulis ESPN.
Ronaldo dalam Puncak Performa dan Tekanan Klasemen
Kehilangan pemain berpaspor Portugal ini terjadi di saat yang salah bagi Al Nassr. CR7 baru saja mencetak hattrick pekan lalu di Liga Arab Saudi, sebuah pencapaian gemilang yang menaikkan total rekornya menjadi 985 gol sepanjang karier profesional. Performa ini tentu menjadi andalan utama Al Nassr yang tengah menghadapi kendala di pentas Asia. Saat ini, tim berbasis di Kota Riyadh tersebut menempati peringkat kesembilan dalam klasemen sementara zona barat, posisi terendah di antara lima wakil klub Arab Saudi lainnya.
Kendati posisi di klasemen tidak ideal, situasi belum sepenuhnya suram bagi Al Nassr. Kompetisi kasta tertinggi Asia tersebut baru berjalan tiga laga, sementara Al Nassr baru melakoni dua pertandingan. Artinya, masih ada jendela kesempatan bagi tim asal Riyadh ini untuk merangkak ke posisi lebih tinggi. Target realistis saat ini adalah finis di posisi delapan besar untuk mengamankan tiket playoff ke babak berikutnya.
Dampak Strategis dan Sorotan Publik
Keputusan mengistirahatkan pemain pemilik lima penghargaan Ballon d'Or ini tetap memicu sorotan tajam dari komunitas sepak bola. Para pengamat menilai bahwa status Ronaldo bukan sekadar pemain, melainkan aset global bagi Al Nassr di kancah internasional. Tanpa kehadiran bintang utama tersebut, daya gedor tim di depan gawang lawan diprediksi akan menurun signifikan, sebuah risiko besar di laga tandang yang sulit. Keputusan Postecoglu kini diuji: apakah pengorbanan ini terbukti tepat saat Al Nassr berjuang keras untuk bangkit dari posisi juru di klasemen zona barat.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

PSG kukuh di puncak Liga Champions, Barcelona kejar ketertinggalan setelah matchday keempat

Australia Rayu Mathew Baker, Piala Asia 2027 Diundur, Megawati Hangestri Debut di Liga Korea

Lepas dari BAM, Cheah Yee See Menikah dengan Teo Kok Siang di Bali
