Kisah AO PNM di Sebatik: Dari Pekerja Rumput Laut Jadi Pengusaha, Holding UMi Tembus 33,6 Juta Nasabah
Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

Fipi Novita Sari, Account Officer PNM Mekaar, setelah tiga bulan bertugas di Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, berhasil mendampingi hampir 100 nasabah perempuan pelaku usaha rumput laut untuk beralih dari pekerja menjadi pemilik usaha. Perjalanan laut dan darat yang menantang bukan penghalang bagi Novi untuk memastikan akses pembiayaan dan pendampingan dari Holding UMi tepat sasaran.
Novi menempuh medan yang didominasi perkebunan kelapa sawit dengan jalan berbelok dan berbukit. Saat hujan turun, perjalanan laut pun kian menantang karena ombak besar. Namun, ia justru menemukan berbagai cerita usaha yang menginspirasi. Kini, ia mendampingi sekitar 18 kelompok dengan hampir 100 nasabah, mulai dari proses pembiayaan hingga pencairan.
Transformasi Mak Betang
Salah satu pencapaian paling berkesan bagi Novi adalah perubahan pada perempuan yang sebelumnya bekerja sebagai 'Mak Betang'—istilah lokal untuk orang yang membantu mengikat rumput laut, termasuk di tempat penjemuran. Setelah memperoleh pembiayaan PNM, sebagian dari mereka mulai membangun usaha sendiri. 'Jadi, sebelumnya hanya sebagai pekerja, sekarang mereka mulai memiliki usaha sendiri,' kata Novi.
Perubahan ini tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga pada rantai ekonomi yang lebih luas. Sebagian rumput laut dari Nunukan dikirim ke Sulawesi untuk diolah di pabrik, dan sebagian hasilnya diekspor. 'Biasanya ada juga nasabah di Nunukan yang membuat produk seperti amplang rumput laut. Untuk rumput lautnya sendiri, sebagian dikirim ke Sulawesi. Dari sana, ada pabrik yang kemudian mengolahnya dan sebagian bisa diekspor,' ujar Novi.
Efek Berganda bagi Ekonomi Lokal
Menurut Novi, berkembangnya usaha masyarakat membuka peluang baru di lingkungan sekitar. Ketika usaha nasabah semakin besar, kebutuhan tenaga kerja bertambah, memberi kesempatan bagi masyarakat lain untuk memperoleh penghasilan. 'Dampak nyatanya adalah nasabah bisa membuka peluang kerja bagi orang lain. Mereka bisa mengembangkan usahanya sehingga usahanya semakin besar dan pada akhirnya dapat menjadi peluang pekerjaan bagi masyarakat lainnya,' tuturnya.
Novi bergabung dengan PNM sejak 28 Oktober 2024. Sebelum dan setelah penempatannya di Sebatik, ia bertugas di wilayah Nunukan, Kalimantan Utara. 'Selain itu, pekerjaan ini membuat saya bisa bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang. Saya juga bisa mengembangkan diri di PNM dan belajar bagaimana proses pembiayaan di salah satu perusahaan besar,' ucapnya.
Kisah Novi dan para nasabah di Sebatik menjadi bagian dari upaya Holding Ultra Mikro (UMi) dalam memperluas akses pembiayaan dan pemberdayaan bagi pelaku usaha ultra mikro. Holding UMi terdiri dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai induk bersama PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM).
Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan keberhasilan Holding UMi tercermin dari pertumbuhan bisnis dan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Hingga saat ini, Holding UMi telah menjangkau 33,6 juta nasabah pinjaman, dengan dukungan basis simpanan mikro lebih dari 166,3 juta rekening. 'Kisah Novi di Sebatik menjadi salah satu gambaran bagaimana manfaat tersebut hadir hingga ke pelosok daerah. Di tengah medan yang menantang, Novi terus menjangkau dan mendampingi nasabah agar dapat mengembangkan usaha, termasuk para pelaku usaha rumput laut,' pungkas Dhanny.
Analisis: Dalam kacamata ekonomi makro, kisah Novi mencerminkan efektivitas program ultra mikro dalam mendorong inklusi keuangan di daerah terpencil. Pendampingan intensif seperti yang dilakukan PNM Mekaar tidak hanya memberikan modal, tetapi juga membangun kapasitas dan kepercayaan diri pelaku usaha. Namun, tantangan ke depan adalah menjaga keberlanjutan pendampingan, memperluas akses pasar, dan memastikan rantai pasok rumput laut memberikan nilai tambah maksimal bagi masyarakat Sebatik. Holding UMi sebagai integrator pembiayaan mikro harus terus memperkuat sinergi antara BRI, Pegadaian, dan PNM agar dampaknya semakin luas.
FAQ Terkait Berita Ini
Apa itu Holding Ultra Mikro (UMi)?
Holding UMi adalah integrasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai induk dengan PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro dan ultra mikro.
Bagaimana peran Account Officer PNM Mekaar?
Account Officer bertugas mendampingi nasabah mulai dari proses pembiayaan, penjelasan tahapan, hingga memastikan pencairan dan pengembangan usaha.
Apa dampak program ini bagi perempuan di Sebatik?
Perempuan yang sebelumnya bekerja sebagai 'Mak Betang' kini mulai membangun usaha sendiri, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan perekonomian lokal.
BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Andalkan Empat Segmen Bisnis, Telkom Rebut Target Laba Bersih Rp14,4 T di Kuartal III 2026

Rupiah Melemah ke Rp18.140 per Dolar AS, Inflasi Melandai tapi Tekanan Biaya Manufaktur Mengintai

Kebijakan BEI: 81 Saham HSC Dicoret dari IHSG, Bobot 10 Emiten Besar Melonjak
