Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Iran Ancam Tutup Selat Hormuz dengan Zona Terlarang, AS dan Oman Jadi Penentu

DuniaBudi SantosoBudi SantosoSumber: CNN Internasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Iran Ancam Tutup Selat Hormuz dengan Zona Terlarang, AS dan Oman Jadi Penentu
BAGIKAN:

Pemerintah Iran secara resmi mengumumkan rencana pembentukan zona terlarang di Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang mengangkut sekitar 20% minyak dunia. Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, menyatakan bahwa zona tersebut akan diumumkan dalam hitungan hari, membentang dari garis blokade Angkatan Laut AS hingga ke perairan Teluk Persia. Langkah ini memicu kekhawatiran global mengingat ketegangan yang sudah memanas antara Teheran dan Washington, serta melibatkan Oman sebagai mitra perundingan rute alternatif.

Ancaman Sanksi dan Blokade Balik

Rezaei menegaskan bahwa setiap kapal yang memasuki zona baru tersebut akan dimasukkan ke dalam daftar sanksi Iran—sebuah pernyataan yang mengingatkan pada taktik Teheran dalam menggunakan tekanan ekonomi sebagai senjata. Namun, ia tidak merinci batas pasti zona atau konsekuensi jika kapal memaksa menerobos. Yang jelas, Iran hanya akan membuka Selat Hormuz jika AS menghentikan apa yang disebutnya sebagai 'sabotase, ancaman, dan serangan' terhadap republik Islam itu.

Analisis: Provokasi atau Negosiasi Terselubung?

Para pengamat menilai rencana ini lebih sebagai manuver politik daripada ancaman militer yang realistis. Stephen Zunes, ketua pendiri Studi Timur Tengah di Universitas San Francisco, mengatakan bahwa AS memiliki superioritas militer yang membuat penegakan zona terlarang oleh Iran sangat berisiko. 'Kapal dan pesawat Iran akan sangat rentan,' ujarnya. Namun, Zunes menyoroti dua kemungkinan: pertama, Iran ingin memprovokasi respons militer AS yang dapat membenarkan serangan balasan ke negara-negara Teluk tetangga atau fasilitas AS di kawasan, sekaligus menyatukan rakyat di bawah bendera nasional. Kedua, zona terlarang ini bisa menjadi alat tawar-menawar terkait kesepakatan dengan Oman mengenai rute pelayaran baru.

Menurut sumber yang dekat dengan pembicaraan, Iran dan Oman telah menyepakati peta koridor internasional baru di perairan kedua negara, yang akan segera ditandatangani. Jika kesepakatan ini dapat diterima Washington, Teheran berpotensi mengurangi penegakan zona terlarang. Sebaliknya, jika ditolak, Iran telah menyiapkan 'sesuatu untuk mempersulit Washington,' kata Zunes. Dengan kata lain, zona terlarang bukan hanya tentang blokade, melainkan juga tentang diplomasi di bawah ancaman.

FAQ Terkait Berita Ini

Apa yang dimaksud dengan zona terlarang di Selat Hormuz?
Zona terlarang yang direncanakan Iran adalah area laut yang akan ditutup bagi kapal asing, dengan ancaman sanksi bagi pelanggar. Batas pastinya masih belum jelas, tetapi diperkirakan meliputi sebagian Selat Hormuz dan Teluk Persia.

Bagaimana tanggapan AS terhadap rencana Iran?
AS belum memberikan pernyataan resmi, tetapi secara historis Washington selalu menegaskan hak lintas bebas di Selat Hormuz. Kehadiran armada AS di kawasan menunjukkan kesiapan untuk menjaga akses, yang dapat memicu bentrokan jika Iran mencoba menegakkan zona tersebut.

Apa peran Oman dalam konflik ini?
Oman bertindak sebagai mediator dan mitra Iran dalam menyusun peta rute pelayaran alternatif di Selat Hormuz. Kesepakatan dengan Oman bisa menjadi jalan keluar diplomatik, mengurangi ketegangan jika AS menyetujuinya.

BERITA TERKAIT (Dunia)

Meow! Tanya Nesi!
😸