Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Aliansi Moskow-Teheran Menguat: Putin dan Pezeshkian Bersatu Lawan Hegemoni Ekonomi AS

Ekonomi & PasarHendra GunawanHendra GunawanSumber: CNBC Indonesia
Hendra Gunawan
Hendra Gunawan
Pengamat Bisnis

Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

Aliansi Moskow-Teheran Menguat: Putin dan Pezeshkian Bersatu Lawan Hegemoni Ekonomi AS
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Rusia dan Iran memperkuat aliansi strategis dalam KTT SCO untuk melawan sanksi ekonomi Amerika Serikat.
  • Presiden Putin menegaskan dukungan penuh terhadap kepentingan nasional Iran di tengah tekanan internasional.
  • Kedua negara berkomitmen menjaga stabilitas hubungan perdagangan dan ekonomi terlepas dari eskalasi konflik militer.

Bishkek, Kirgistan โ€“ Di tengah tekanan geopolitik yang kian memanas, Vladimir Putin dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengirimkan sinyal kuat kepada dunia melalui pertemuan bilateral di sela-sela KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO), Selasa (1/9/2026).

Pertemuan ini bukan sekadar seremoni diplomatik, melainkan sebuah pernyataan sikap melawan apa yang disebut Pezeshkian sebagai "unilateralisme" Amerika Serikat. Presiden Iran secara terbuka mengapresiasi dukungan Moskow dalam menghadapi sanksi ekonomi yang mencekik negaranya, serta menegaskan keyakinannya bahwa kolaborasi kedua negara mampu mematahkan dominasi kebijakan sepihak Washington.

Menanggapi hal tersebut, Putin menyatakan solidaritas penuh terhadap rakyat Iran. Ia memuji ketangguhan Teheran dalam memperjuangkan kepentingan nasionalnya di bawah tekanan global. Lebih jauh lagi, Putin memberikan jaminan bahwa hubungan ekonomi dan perdagangan antara Rusia dan Iran akan tetap berjalan stabil, tanpa terpengaruh oleh gejolak situasi militer maupun politik yang sedang terjadi.

Langkah strategis di KTT SCO ini menandai pergeseran poros kekuatan ekonomi yang mencoba mencari alternatif di luar sistem keuangan yang didominasi oleh Dolar AS.

Analisis Pakar

Sebagai pengamat ekonomi makro, saya melihat pertemuan ini bukan sekadar soal solidaritas politik, melainkan upaya sistematis untuk membangun parallel economy. Ketika dua negara yang sama-sama terisolasi oleh sanksi AS bersatu, mereka tidak lagi hanya bertahan, tetapi mulai menciptakan ekosistem perdagangan baru. Fokus Putin pada stabilitas perdagangan terlepas dari situasi militer menunjukkan bahwa Rusia sedang mengamankan jalur pasokan dan pasar alternatif yang tidak bisa diintervensi oleh sistem SWIFT atau kontrol finansial Barat.

Secara kritis, langkah ini adalah bentuk perlawanan terhadap 'senjata ekonomi' (economic weaponization) yang selama ini digunakan Amerika Serikat. Dengan memperkuat hubungan bilateral, Rusia dan Iran sedang mencoba melakukan diversifikasi mata uang dalam transaksi perdagangan mereka. Jika tren ini meluas ke anggota SCO lainnya, kita akan melihat pelemahan bertahap dari hegemoni Dolar, yang pada jangka panjang akan mengubah struktur perdagangan global dan manajemen cadangan devisa negara-negara berkembang.

Namun, kita tidak boleh menutup mata terhadap risikonya. Ketergantungan ekonomi antara dua negara yang sama-sama berada dalam tekanan sanksi menciptakan risiko sistemik. Jika salah satu dari mereka mengalami kolaps ekonomi internal, efek domino akan sangat terasa bagi mitranya. Selain itu, upaya melawan unilateralisme AS ini kemungkinan besar akan memicu gelombang sanksi sekunder yang lebih agresif, yang justru bisa mempersempit ruang gerak bisnis swasta di kedua negara tersebut.

Kesimpulannya, aliansi ini adalah perjudian besar. Di satu sisi, mereka membangun benteng pertahanan ekonomi yang mandiri, namun di sisi lain, mereka semakin menjauhkan diri dari integrasi ekonomi global yang lebih luas. Bagi pelaku bisnis internasional, ini adalah sinyal bahwa fragmentasi ekonomi dunia sedang terjadi, dan strategi diversifikasi pasar kini menjadi kewajiban, bukan lagi pilihan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Q: Apa tujuan utama pertemuan Putin dan Presiden Iran di KTT SCO?
A: Untuk memperkuat aliansi politik dan ekonomi guna melawan sanksi sepihak serta unilateralisme yang diterapkan oleh Amerika Serikat.

Q: Bagaimana dampak pertemuan ini terhadap perdagangan Rusia dan Iran?
A: Kedua negara berkomitmen untuk terus mempertahankan dan meningkatkan hubungan perdagangan mereka tanpa terpengaruh oleh situasi politik atau konflik militer.

Q: Apa yang dimaksud dengan 'unilateralisme' dalam konteks berita ini?
A: Tindakan satu negara (dalam hal ini Amerika Serikat) yang mengambil keputusan atau menerapkan sanksi secara sepihak tanpa persetujuan organisasi internasional atau negara lain.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ