Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Waskita Karya Luncurkan Sistem Host‑to‑Host, Digitalisasi Pembayaran Jadi Lebih Cepat & Transparan

Ekonomi & PasarSiti AmaliaSiti AmaliaSumber: CNBC Indonesia
Siti Amalia
Siti Amalia
Analis Finansial

Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

Waskita Karya Luncurkan Sistem Host‑to‑Host, Digitalisasi Pembayaran Jadi Lebih Cepat & Transparan
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Waskita Karya menjadi perusahaan konstruksi pertama yang dapatkan sertifikasi SNAP lewat integrasi Host‑to‑Host (H2H) dengan BNI.
  • Sistem H2H mengotomatiskan alur pembayaran secara real‑time, menghapus dokumen fisik, dan memudahkan monitoring via SAP.
  • Transformasi digital ini diharapkan memperkuat arus kas, tata kelola dana, serta mempercepat kolaborasi BUMN dalam ekosistem pembayaran nasional.

Jakarta, CNBC Indonesia – Waskita Karya (PT Waskita Karya (Persero) Tbk) resmi meluncurkan platform Host to Host (H2H) yang terhubung langsung dengan layanan BNI melalui National Open API (SNAP). Dengan memanfaatkan standar API tersebut, perusahaan konstruksi terbesar Indonesia ini menjadi pionir yang meraih sertifikasi SNAP, menandai langkah signifikan dalam agenda transformasi digitalnya.

H2H memungkinkan sistem internal Waskita berperan sebagai “host” yang berkomunikasi secara otomatis dengan sistem perbankan BNI – host lain – dalam hitungan detik. Proses pembayaran yang dulunya mengandalkan dokumen tagihan fisik kini beralih ke alur digital penuh melalui aplikasi SAP, sehingga tim proyek dapat melacak status pengajuan kapan saja, di mana saja.

Direktur Keuangan Wiwi Suprihatno menegaskan bahwa integrasi ini bukan sekadar upgrade teknologi, melainkan bagian dari delapan stream transformasi bisnis Waskita yang menitikberatkan pada penguatan tata kelola dana dan Good Corporate Governance (GCG). "H2H memperkuat sentralisasi pembayaran, meningkatkan akurasi arus kas, dan menambah transparansi bagi semua pemangku kepentingan," ujarnya dalam pernyataan resmi pada 1 September 2026.

Manfaatnya tidak hanya dirasakan internal. Mitra kerja Waskita kini dapat mengakses status pembayaran secara real‑time, mengurangi risiko keterlambatan, dan mempercepat siklus cash‑to‑cash. Wiwi menambahkan, kolaborasi dengan BNI tidak hanya memperlancar ekosistem digital Waskita, tetapi juga berkontribusi pada percepatan digitalisasi sistem pembayaran nasional.

Analisis Pakar

Langkah Waskita Karya mengadopsi Host‑to‑Host lewat standar SNAP menandai pergeseran paradigma dalam industri konstruksi Indonesia, yang selama ini masih bergantung pada proses manual dan birokratis. Dari perspektif makroekonomi, digitalisasi pembayaran dapat menurunkan biaya transaksi, mempercepat perputaran modal, dan pada gilirannya meningkatkan produktivitas sektor infrastruktur – komponen kunci pertumbuhan GDP Indonesia.

Namun, keberhasilan transformasi ini tidak otomatis. Tantangan utama terletak pada kesiapan sumber daya manusia (SDM) untuk mengoperasikan sistem ERP‑SAP yang terintegrasi, serta keamanan siber yang semakin kompleks. Jika tidak diimbangi dengan program pelatihan intensif dan audit keamanan berkala, potensi kebocoran data atau kegagalan sistem dapat menimbulkan risiko reputasi yang signifikan.

Selain itu, sertifikasi SNAP yang kini dimiliki Waskita dapat menjadi standar emas bagi BUMN lain. Jika adopsi meluas, pasar layanan API perbankan akan mengalami kompetisi yang lebih ketat, menurunkan biaya layanan bagi perusahaan dan mempercepat inklusi keuangan. Ini selaras dengan agenda pemerintah memperkuat ekosistem pembayaran digital nasional.

Secara strategis, integrasi H2H membuka peluang baru bagi Waskita dalam mengoptimalkan struktur modal. Dengan arus kas yang lebih terkontrol, perusahaan dapat menurunkan reliance pada pinjaman jangka pendek, mengurangi beban bunga, dan meningkatkan margin EBITDA. Bagi investor, sinyal ini menandakan peningkatan tata kelola dan potensi profitabilitas jangka panjang, yang dapat memicu re‑rating saham di pasar modal.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Apa itu sistem Host‑to‑Host (H2H) yang diterapkan Waskita?
    A: H2H adalah integrasi langsung antara sistem internal perusahaan dengan sistem perbankan melalui API, memungkinkan pembayaran otomatis, real‑time, dan tanpa dokumen fisik.
  • Q: Mengapa sertifikasi SNAP penting bagi Waskita?
    A: SNAP (Standard Nasional Open API) menjamin interoperabilitas, keamanan, dan standar kualitas API, sehingga memudahkan integrasi lintas lembaga keuangan dan meningkatkan kepercayaan pengguna.
  • Q: Bagaimana H2H memengaruhi arus kas dan profitabilitas Waskita?
    A: Dengan pembayaran yang lebih cepat dan terkontrol, perusahaan dapat mengurangi kebutuhan pendanaan jangka pendek, menurunkan biaya bunga, dan meningkatkan margin EBITDA.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
😸