⚠️INFO GEMPA BUMI: Magnitudo 5.1 di 19 km WNW of Tomohon, Indonesia pada 2/11/2026, 15.13.14. Baca peringatan dan analisis selengkapnya.
Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Meta Terpaksa Batasi Instagram & Facebook untuk Remaja: Jam Malam, Like Disembunyikan, dan Gugatan AS Rp320 Triliun

TeknologiKelvin WijayaKelvin WijayaSumber: CNN Teknologi
Kelvin Wijaya
Kelvin Wijaya
Software Engineer

Membahas teknologi dari kacamata pengembang dan inovasi perangkat lunak.

Meta Terpaksa Batasi Instagram & Facebook untuk Remaja: Jam Malam, Like Disembunyikan, dan Gugatan AS Rp320 Triliun
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Pengguna di bawah 18 tahun akan dibatasi penggunaan Facebook dan Instagram maksimal dua jam per hari, dengan “jam malam” dari 00.00 hingga 06.00 dan pemutusan notifikasi selama jam sekolah (08.00‑15.00).
  • Secara default, fitur like dan reaksi akan disembunyikan, serta filter yang mengubah penampilan dilarang; perubahan hanya bisa dilakukan setelah mendapat persetujuan orang tua.
  • Meta akan memperketat teknologi usia verifikasi, memberikan notifikasi orang tua ketika anak berinteraksi dengan dewasa atau mencari kata kunci berbahaya, dan telah agreeing to settle the gugatan AS sebesar US$18 miliar.

Kebijakan baru ini merupakan bagian dari penyelesaian gugatan yang diajukan oleh 29 negara bagian Amerika Serikat, yang menuduh Meta sengaja merancang platformnya agar adiktif dan tidak cukup melindungi remaja dari konten berbahaya. Gugatan tersebut juga menyoroti pelanggaran terhadap Undang-Undang Perlindungan Privasi Online Anak-anak (COPPA) karena pengumpulan data dari pengguna di bawah 13 tahun tanpa persetujuan orang tua.

Dalam kesepakatan, Meta berkomitmen untuk meningkatkan sistem deteksi usia melalui audit eksternal berkala, serta memperkenalkan fitur “jam malam” yang secara otomatis membatasi akses setelah pukul tengah malam. Selain itu, notifikasi akan dikirimkan kepada orang tua setiap kali anak mengirim atau menerima pesan dari seorang dewasa, lengkap dengan detail akun tersebut, serta ketika anak mencari istilah yang terkait dengan bunuh diri, melukai diri, atau gangguan makan.

Secara finansial, Meta telah setuju membayar uang damai sebesar US$18 miliar (sekitar Rp320 triliun) yang akan dicicil selama sepuluh tahun. Namun, hingga kini perusahaan hanya telah membayar 70 persen dari jumlah tersebut, yaitu US$12,7 miliar, dengan sisa pembayaran bergantung pada langkah serupa yang diambil oleh pesaing seperti Snapchat, TikTok, dan YouTube. Jika kompetitor mengadopti pembatasan yang sama, Meta menjanjikan akan mengurangi batas harian menjadi satu jam per hari.

Perubahan akan dilaksanakan secara bertahap selama satu tahun setelah pengadilan menyetujui kesepakatan, termasuk transisi ke feed non‑personal persyaratan verifikasi usia yang lebih ketat, serta peningkatan mekanisme pengawasan konten. Belum diketahui apakah kebijakan ini akan diterapkan secara global, tetapi tekanan regulasi dari Uni Eropa dan berbagai negara lain terus meningkat.

Analisis Pakar

Sebagai seorang yang telah mengamati evolusi media sosial selama lebih dari sepuluh tahun, langkah Meta ini terlihat seperti upaya untuk menstabilkan citra merek di tengah tekanan regulasi yang semakin ketat. Pembatasan waktu dua jam per hari dan jam malam memang merupakan intervensi yang konkret, namun efektivitasnya masih tergantung pada seberapa mudah remaja dapat mengelakinya melalui akun alternatif atau perangkat lain.

Penyembunyian fitur like dan reaksi serta larangan filter yang mengubah penampilan menargetkan salah satu akar utama masalah kesejahteraan mental remaja: perbandingan sosial. Studi menunjukkan bahwa ketika metrik keterlibatan seperti like menjadi kurang visible, impuls untuk mencari validasi melalui konten yang berisiko menurun. Namun, tanpa pengganti yang sama menariknya, ada risiko pengguna akan migrasi ke platform lain yang tidak menerapkan pembatasan serupa.

Aspek yang paling menarik adalah keterlibatan orang tua melalui notifikasi interaksi dengan dewasa dan pencarian kata kunci berbahaya. Ini menciptakan lapisan pengawasan yang lebih kolaboratif, tetapi juga menimbulkan pertanyaan privasi: sejauh mana data interaksi anak akan disimpan dan digunakan oleh Meta untuk tujuan lain? Transparansi dalam penggunaan data ini akan menjadi kunci untuk mempercayai kebijakan baru ini.

Dari sudut ekonomi, jumlah settelment US$18 miliar terlihat besar, namun masih kecil dibandingkan pendapatan tahunan Meta yang mencapai US$201 miliar pada 2025. Ini menunjukkan bahwa perusahaan masih mampu menyerap biaya hukum tanpa mengganggu pertumbuhan utama, tetapi ancaman dari kompetitor yang mungkin mengikuti langkah serupa dapat memaksa Meta untuk menyesuaikan model monetisasi mereka, misalnya dengan beralih ke langganan atau fitur premium yang tidak mengandalkan waktu layar sebagai metrik utama.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Apa yang dimaksud dengan “jam malam” pada Facebook dan Instagram untuk remaja?
    A: Jam malam adalah periode dari pukul 00.00 hingga 06.00 ketika akses ke platform secara otomatis dibatasi untuk pengguna di bawah 18 tahun, nhằm mengurangi penggunaan layar di tengah malam.
  • Q: Bagaimana cara orang tua mengubah batas waktu atau menyetel fitur like untuk anak di bawah 18 tahun?
    A: Orang tua harus memberikan persetujuan eksplisit melalui pengaturan akun keluarga; hanya setelah persetujuan tersebut, batas waktu dapat diperpanjang atau fitur like dapat diaktifkan kembali.
  • Q: Apakah perubahan ini akan berlaku di seluruh dunia atau hanya di Amerika Serikat?
    A: Saat ini kebijakan berlaku hanya untuk pengguna di AS sebagai bagian dari penyelesaian gugatan, tetapi Meta sedang mengevaluasi penerapan global berdasarkan tekanan regulasi dari Uni Eropa dan negara lain.

BERITA TERKAIT (Teknologi)

Meow! Tanya Nesi!
😸