Viral! Hyundai Ioniq 5 Dilarang Parkir Paralel, Ini Risiko yang Bisa Merusak Mobil Listrik Anda!
Membawa perspektif segar dalam dunia otomotif roda dua dari kacamata perempuan.

Ringkasan Singkat
- Video TikTok @makanlurr mengungkapkan masalah teknis pada Hyundai Ioniq 5 akibat parkir paralel.
- Teknisi resmi Hyundai menegaskan bahwa metode parkir tersebut dapat mengganggu sistem kelistrikan dan komponen kritis.
- Hyundai menyediakan prosedur tiga langkah untuk parkir paralel yang aman, termasuk penetralan gigi ke posisi N saat mematikan mesin.
Baru-baru ini, sebuah video yang diunggah oleh akun @makanlurr di TikTok menjadi viral setelah sang pemilik mengeluhkan Hyundai Ioniq 5-nya mengalami gangguan listrik pasca parkir paralel. Dalam klip berdurasi kurang dari satu menit, ia menyoroti kurangnya layanan purna jual serta menegaskan bahwa ia sempat riset cara parkir paralel di internet sebelum memutuskan mencobanya.
Ketegangan memuncak ketika teknisi resmi Hyundai muncul dalam video, memperingatkan bahwa parkir paralel dapat menimbulkan risiko pada sistem kelistrikan dan komponen penunjang lainnya. Ia menjelaskan bahwa meskipun mobil listrik tampak “diam”, modul‑modul kontrol tetap aktif untuk mengirimkan data posisi, sehingga beban listrik yang tidak terduga dapat muncul ketika kendaraan berada dalam posisi sempit.
Menurut situs resmi Hyundai, ada tiga langkah kritis yang harus diikuti bila ingin melakukan parkir paralel dengan aman:
- Aktifkan kendaraan terlebih dahulu agar semua sistem, termasuk shifter dan rem tangan, berfungsi penuh.
- Pastikan rem tangan turun dan lampu indikator pada cluster tidak menyala.
- Secara bersamaan tekan tombol power dan pindahkan transmisi ke posisi
Nsebelum mematikan mesin.
Langkah‑langkah ini dirancang untuk menetralkan aliran listrik pada motor‑motor kontrol, menghindari lonjakan arus yang dapat merusak inverter atau modul BMS (Battery Management System). Tanpa prosedur ini, arus bocor dapat mengakibatkan pemanasan berlebih pada kabel daya, mengurangi umur baterai, bahkan memicu kegagalan sistem pengereman regeneratif.
Analisis Pakar
Sebagai seorang reviewer otomotif yang telah menguji ratusan kendaraan listrik, saya menilai peringatan ini bukan sekadar formalitas. Hyundai Ioniq 5 mengusung arsitektur platform E‑GMP (Electric‑Global Modular Platform) yang menempatkan banyak komponen elektronik di ruang mesin yang relatif sempit. Ketika mobil diparkir paralel, roda depan dan belakang berada dalam sudut yang tidak standar, sehingga sensor‑sensor Lidar, kamera 360°, serta modul‑modul kontrol suspensi aktif tetap mengirimkan data ke ECU. Jika ECU tidak “sleep” dengan benar, arus standby dapat menumpuk pada jalur daya utama.
Lebih jauh, sistem pendingin baterai pada Ioniq 5 menggunakan pompa cairan yang diaktifkan secara otomatis saat suhu sel mencapai ambang tertentu. Pada posisi parkir paralel, aliran udara di sekitar radiator berkurang, meningkatkan suhu cairan pendingin. Tanpa prosedur menonaktifkan pompa secara tepat, suhu baterai dapat naik 5‑7°C dalam 30 menit, mempercepat degradasi sel.
Hal yang sering terlewatkan oleh pemilik EV baru adalah asumsi bahwa “mobil listrik = tidak ada mesin = tidak ada masalah mekanik”. Faktanya, kompleksitas sistem kelistrikan modern menuntut prosedur operasional yang lebih disiplin dibandingkan mobil konvensional. Hyundai seharusnya menonjolkan panduan ini di manual pengguna dan video tutorial resmi, bukan menyimpannya di FAQ tersembunyi.
Kesimpulannya, jika Anda mengendarai Ioniq 5 atau EV lain dengan arsitektur serupa, patuhi prosedur parkir paralel yang disarankan. Mengabaikannya bukan hanya berisiko merusak komponen mahal, tetapi juga dapat menurunkan efisiensi energi dan menambah biaya perbaikan yang tidak diinginkan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Q: Mengapa Hyundai Ioniq 5 tidak boleh diparkir paralel?
A: Karena posisi paralel dapat menahan komponen kelistrikan tetap aktif, menyebabkan lonjakan arus, pemanasan berlebih, dan potensi kerusakan pada inverter serta BMS. - Q: Apa langkah aman untuk parkir paralel pada Ioniq 5?
A: Nyalakan mobil, turunkan rem tangan, pastikan indikator rem tangan mati, lalu tekan tombol power sambil memindahkan transmisi ke posisi N sebelum mematikan mesin. - Q: Apakah kerusakan akibat parkir paralel dapat ditanggung garansi?
A: Jika prosedur resmi tidak diikuti, kerusakan biasanya dianggap akibat kelalaian pengguna dan tidak termasuk dalam garansi pabrik.
BERITA TERKAIT (Otomotif)

AISI Dorong Konsep Multiteknologi, Solusi Nyata Di Tengah Kendala Motor Listrik di Indonesia

Polisi Gencar Kejar Pengendara Knalpot Brong, Ancam Pidana Kurungan Sebulan dan Denda

Veda Ega Naik ke Posisi Ketujuh Klasemen Moto3 2026 Usai Podium di Malaysia
