Rabu, 4 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Gempa M5,1 Guncang 51 km Timur Tobelo, BMKG Pantau Potensi Gempa Susulan

BencanaSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: EarthquakeBot
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Gempa M5,1 Guncang 51 km Timur Tobelo, BMKG Pantau Potensi Gempa Susulan
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 mengguncang wilayah 51 kilometer timur Tobelo, Provinsi Maluku Utara, pada pukul 23.14 WIB, 11 Agustus 2026.
  • Menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berpusat pada koordinat 1.5°LS, 127.8°BT dengan kedalaman perkiraan 10 kilometer.
  • Sejauh ini, tidak ada laporan resmi mengenai korban jiwa atau kerusakan struktural yang signifikan.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 mengguncang wilayah 51 kilometer timur Tobelo, Provinsi Maluku Utara, pada pukul 23.14 WIB, 11 Agustus 2026. Menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berpusat pada koordinat 1.5°LS, 127.8°BT dengan kedalaman perkiraan 10 kilometer.

Sejauh ini, tidak ada laporan resmi mengenai korban jiwa atau kerusakan struktural yang signifikan. Tim SAR dan otoritas setempat telah melakukan pemantauan intensif, sementara BMKG mengeluarkan peringatan gempa susulan (aftershock) selama 30 hari ke depan.

BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak menimbulkan peringatan tsunami, mengingat kedalaman yang relatif dangkal dan nilai magnitudo yang berada di bawah ambang batas yang biasanya memicu gelombang laut tinggi. Namun, masyarakat di daerah pesisir tetap disarankan untuk tetap waspada dan mengikuti arahan resmi.

Analisis Pakar Geofisika

Wilayah timur Tobelo terletak pada zona subduksi kompleks antara Lempeng Pasifik dan Lempeng Indo‑Australia, yang melibatkan sejumlah mikro‑lempeng seperti Lempeng Halmahera. Sesar utama yang mengontrol aktivitas seismik di daerah ini adalah Sesar Tobelo‑Kao, yang bergerak secara strike‑slip dengan orientasi N‑S. Sejarah gempa di sekitar Tobelo mencatat beberapa peristiwa signifikan, antara lain gempa magnitudo 6,5 pada Januari 2019 dan magnitudo 5,8 pada Mei 2020, keduanya menghasilkan kerusakan terbatas namun menimbulkan kekhawatiran akan potensi gempa susulan.

Secara ilmiah, gempa dengan magnitudo 5,1 biasanya tidak menghasilkan pergeseran dasar laut yang cukup besar untuk memicu tsunami. Namun, jika terjadi kegagalan pada sesar yang terhubung dengan zona subduksi, potensi tsunami tetap ada, meskipun kemungkinannya rendah. Oleh karena itu, BMKG terus memantau aktivitas seismik dan melakukan analisis model numerik untuk memperkirakan kemungkinan gempa susulan dengan magnitudo lebih tinggi dalam rentang waktu beberapa minggu ke depan.

Publik diharapkan untuk selalu memperhatikan peringatan resmi, mengamankan barang-barang di rumah, dan menyiapkan rencana evakuasi sederhana. Kesiapsiagaan komunitas, terutama di daerah pesisir, tetap menjadi faktor kunci dalam mengurangi dampak bencana alam di masa mendatang.

Meow! Tanya Nesi!
😸