Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Fredy Pratama di Kalsel

Berita DaerahBudi SantosoBudi SantosoSumber: Tempo Metro
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Fredy Pratama di Kalsel
BAGIKAN:

PERSONEL Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan atau Polda Kalsel menangkap dua anggota jaringan narkotika internasionalFredy Pratamayang membawa 32 kilogram sabu untuk diselundupkan ke Banjarmasin. "Dua tersangka ditangkap berinisial KA warga Surabaya dan RN warga Bandar Lampung pada 17 Juli 2026," kata Kapolda Kalsel Inspektur Jenderal, Rosyanto Yudha Hermawan, di Banjarbaru, dikutip dariAntara, Selasa, 4 Agustus 2026.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan penyelundupan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya atau narkoba dalam jumlah besar ke wilayah Banjarmasin. Direktur ReserseNarkobaPolda Kalsel Komisaris Besar Baktiar Joko Mujiono langsung memerintahkan Kepala Subdirektorat II Ajun Komisaris Besar Juper Lumban Toruan memimpin penyelidikan terhadap informasi tersebut.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Dari hasil penyelidikan, petugas menemukan pergerakan dua orang yang mencurigakan saat berada di halaman sebuah hotel di Banjarmasin. Polisi langsung melakukan penyergapan dan menemukan 32 paket sabu-sabu dalam kemasan teh Cina yang disimpan di dalam tas besar milik kedua tersangka.

"Hasil interogasi kedua tersangka masuk jaringan Fredy yang terhubung dari Jakarta, Kalimantan Barat hingga ke Banjarmasin," ujar Rosyanto.

Tim Subdit II Ditresnarkoba Polda Kalsel masih melakukan pengembangan untuk mengungkap pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan narkoba tersebut.

Pengungkapan kasus ini mendapat respons dari anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, yang hadir dalam pemusnahanbarang buktinarkoba berupa 172,4 kilogram sabu-sabu dan 556 butir ekstasi di Polda Kalsel. Menurutnya, keberhasilan Polda Kalsel mengungkap peredaran narkoba tersebut menunjukkan komitmen Polri dalam melindungi masyarakat. “Sekaligus mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia,” katanya.

Pilihan editor:Mengapa Bali jadi Surga Pengedar Narkoba Asal Rusia

Meow! Tanya Nesi!
😸