Revitalisasi 71.000 Sekolah: SDN Tanggirejo Grobogan Jadi Sorotan Pemerintah Prabowo

Berita Daerah
Siti RahmawatiSiti Rahmawati
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Revitalisasi 71.000 Sekolah: SDN Tanggirejo Grobogan Jadi Sorotan Pemerintah Prabowo
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Kemendikdasmen targetkan revitalisasi 71.744 sekolah pada 2026, termasuk SDN Tanggirejo di Grobogan.
  • Program diprioritaskan untuk sekolah 3T, terdampak bencana, dan yang rusak parah, selaras dengan agenda Presiden Prabowo Subianto untuk pendidikan bermutu.
  • Menurut Menteri Abdul Mu'ti, revitalisasi akan melibatkan lebih dari satu juta pekerja lewat skema swakelola.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengumumkan rencana revitalisasi SDN Tanggirejo di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, yang akan dimulai pada Januari 2026. Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Nonformal, dan Pendidikan Informal, Gogot Suharwoto, menegaskan bahwa koordinasi telah berjalan intensif dengan kepala sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten, serta Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Tengah.

Gogot menambahkan bahwa pemerintah akan mengundang kepala SDN Tanggirejo ke Jakarta untuk menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) revitalisasi. ā€œProgram ini merupakan salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan pendidikan berkualitas untuk semua,ā€ ujarnya pada Jumat (24/7).

Prioritas utama tahun ini mencakup tiga kelompok: sekolah yang terdampak bencana, sekolah di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta sekolah dengan kerusakan struktural berat. SDN Tanggirejo masuk dalam kategori 3T, sehingga menjadi salah satu penerima manfaat pertama.

Pemerintah menargetkan total 71.744 sekolah akan direvitalisasi pada 2026, melampaui target awal 11.744 sekolah dengan anggaran Rp14 triliun. Menteri Abdul Mu'ti melaporkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 70% dari target awal sudah selesai.

Menurut Mu'ti, revitalisasi bukan sekadar memperbaiki gedung; ia menekankan dampak ekonomi yang signifikan. Skema swakelola memungkinkan masing‑masing satuan pendidikan mengelola proyek secara langsung, melibatkan masyarakat setempat, dan menciptakan lapangan kerja bagi lebih dari satu juta tenaga kerja selama 3‑8 bulan per proyek.

Analisis Pakar

Di balik angka ambisius 71.744 sekolah, terdapat pertanyaan mendasar tentang kapasitas implementasi. Pemerintah telah berhasil menuntaskan 70% dari target awal 11.744 sekolah, namun peningkatan target hampir enam kali lipat menuntut sumber daya manusia, logistik, dan pengawasan yang jauh lebih kompleks. Tanpa mekanisme akuntabilitas yang transparan, risiko ā€œrevitalisasi setengah jadiā€ akan meningkat, mengingat banyak daerah 3T masih kekurangan tenaga ahli teknik dan manajemen proyek.

Selanjutnya, skema swakelola yang dipromosikan sebagai solusi partisipatif sekaligus pencipta lapangan kerja, berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. Sekolah yang menjadi pelaku utama proyek dapat terjebak dalam tekanan politik lokal atau korupsi tender material. Pengawasan independen dari lembaga audit eksternal harus menjadi standar, bukan pilihan.

Aspek lain yang jarang dibahas adalah kesinambungan pasca‑revitalisasi. Bangunan baru atau yang direnovasi memang meningkatkan kenyamanan belajar, namun tanpa peningkatan kualitas guru, kurikulum, dan manajemen sekolah, dampak pada hasil belajar tetap terbatas. Pemerintah perlu menyelaraskan program infrastruktur dengan program peningkatan kompetensi pendidik dan inovasi pedagogik.

Terakhir, fokus pada tiga prioritas utama memang logis, namun mengabaikan sekolah di wilayah non‑3T yang juga mengalami kerusakan serius dapat menimbulkan ketimpangan baru. Kebijakan yang inklusif harus mempertimbangkan data kerusakan secara menyeluruh, bukan sekadar label geografis.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Kapan tepatnya revitalisasi SDN Tanggirejo akan dimulai?
    A: Pekerjaan dijadwalkan mulai Januari 2026 setelah penandatanganan PKS di Jakarta.
  • Q: Berapa total anggaran yang dialokasikan untuk program revitalisasi 71.744 sekolah?
    A: Pemerintah menganggarkan sekitar Rp14 triliun untuk seluruh program.
  • Q: Bagaimana mekanisme swakelola memastikan kualitas pembangunan?
    A: Setiap satuan pendidikan bertanggung jawab atas perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan, dengan pengawasan dari Dinas Pendidikan dan BBPMP serta audit eksternal.
Meow! Tanya Nesi!
😸