Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Personel Densus 88 Tangkap Dua Orang Terduga Teroris

Berita DaerahBudi SantosoBudi SantosoSumber: Tempo Metro
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Personel Densus 88 Tangkap Dua Orang Terduga Teroris
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • PERSONEL Detasemen Khusus 88 Antiteror Kepolisian RI atauDensus 88Antiteror Polri menangkap dua orang yang diduga menyebarkan propaganda dan rekrutmen aktivitas terorisme melalui media sosial.
  • Dua orang itu ditangkap di Ciamis dan Bandar Lampung.
  • Juru bicara Densus 88 Antiteror Polri Komisaris Besar Mayndra Eka Wardhana mengatakan penangkapan dilakukan dalam rangka proses penegakan hukum.

PERSONEL Detasemen Khusus 88 Antiteror Kepolisian RI atauDensus 88Antiteror Polri menangkap dua orang yang diduga menyebarkan propaganda dan rekrutmen aktivitas terorisme melalui media sosial. Dua orang itu ditangkap di Ciamis dan Bandar Lampung.

Juru bicara Densus 88 Antiteror Polri Komisaris Besar Mayndra Eka Wardhana mengatakan penangkapan dilakukan dalam rangka proses penegakan hukum. "Penyidik menemukan adanya penyebaran berbagai materi yang mengandung narasi radikalisme, terorisme, dan legitimasi terhadap kekerasan," kata Mayndra lewat keterangan tertulis, Selasa, 21 Juli 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Mayndra mengatakan penangkapan dilakukan pada Senin, 20 Juli 2026. Penangkapan pertama dilakukan terhadap seorang berinisial AR di Ciamis, Jawa Barat pada Senin pagi. Personel Densus 88 kemudian menangkap seorang berinisial H di Bandar Lampung pada Senin sore sekitar pukul 15.00 WIB.

Menurut Mayndra, penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mendalami peran dua orang yang ditangkap. Dia mengklaim penangkapan dilakukan berdasarkan temuan alat bukti yang sah. "Serta tetap menjunjung tinggi prinsip praduga tak bersalah dan penghormatan terhadap hak asasi manusia," ujar dia.

Mayndra mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh dengan konten yang berisi ajakan kebencian hingga propaganda kelompok teroris. "Densus 88 Antiteror Polri mengimbau masyarakat tetap aktif melawan penyebaran ekstrimisme, radikalisme, maupunterorismedi ruang digital," kata Mayndra.

Pilihan editor:Balik Arah Jamaah Islamiyah

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ