Jude Bellingham Guncang Dunia: Inggris Tembus Semifinal Piala Dunia 2026 Usai Duel Panas Melawan Norwegia
Mengamati dinamika politik nasional dan kebijakan pemerintah secara kritis.

Miami, 7 Juli 2026 – Dalam laga perempat final yang menegangkan di Stadion Hard Rock, Inggris berhasil menembus empat besar Piala Dunia 2026 berkat dua gol krusial dari Jude Bellingham. Pertandingan yang berlangsung hingga perpanjangan waktu itu berakhir dengan skor 2-1 atas Norwegia, menandai langkah penting bagi Three Lions dalam mengejar gelar juara.
Norwegia membuka kedudukan lebih cepat dari yang diperkirakan. Pada menit ke-2, penyerang muda Andreas Schjelderup menembakkan bola dari sisi kanan kotak penalti yang memantul pada tiang sebelum akhirnya masuk ke gawang Jordan Pickford. Gol tersebut menegaskan bahwa tim Skandinavia tidak akan menjadi lawan yang mudah.
Inggris tidak tinggal diam. Tekanan terus-menerus dari lini tengah mengakibatkan peluang pertama bagi Jude Bellingham pada menit ke-44. Setelah menerima umpan terobosan dari Anthony Gordon, Bellingham mengendalikan bola dengan tenang di dalam kotak penalti dan menembakkan tembakan ke sudut kanan atas gawang Orjan Nyland, menyamakan kedudukan tepat sebelum jeda babak pertama berakhir.
Babak kedua menyaksikan Norwegia kembali unggul lewat gol hasil tendangan sudut pada menit ke-55, yang dieksekusi oleh Torbjørn Heggem. Namun, keputusan VAR kemudian membatalkan gol tersebut karena Erling Haaland terdeteksi melakukan pelanggaran pada Elliot Anderson sebelum bola masuk. Keputusan ini menimbulkan perdebatan sengit di antara para pengamat, mengingat dampaknya yang signifikan terhadap dinamika pertandingan.
Setelah regulasi berakhir tanpa tambahan gol, pertandingan melanjutkan ke perpanjangan waktu. Pada menit ke-96, Bellingham kembali menjadi penentu. Ia berhasil merebut bola yang melayang setelah tendangan Morgan Rogers meleset, lalu menyalurkan tembakan keras ke sudut kiri bawah gawang Nyland, mengamankan keunggulan 2-1 bagi Inggris.
Usaha Norwegia untuk menyamakan kedudukan di menit-menit akhir tidak membuahkan hasil, berkat pertahanan Inggris yang tetap solid dan penampilan gemilang Jordan Pickford. Dengan kemenangan ini, Inggris kini bersiap menghadapi pemenang laga antara Argentina dan Swiss di semifinal yang akan datang.
Analisis Pakar
Penampilan Jude Bellingham dalam pertandingan ini bukan sekadar kebetulan. Sebagai pemain berusia 22 tahun, ia telah menunjukkan kedewasaan taktis yang melampaui usianya, menguasai ruang, dan mengeksekusi peluang dengan presisi. Keberhasilan dua golnya menegaskan peran sentralnya dalam skema Thomas Tuchel yang menekankan pressing tinggi dan transisi cepat. Namun, di balik sorotan pada Bellingham, ada pertanyaan mendalam mengenai ketergantungan Inggris pada satu pemain kunci untuk mencetak gol penting.
VAR kembali menjadi sorotan utama. Keputusan membatalkan gol Torbjørn Heggem menimbulkan keraguan tentang konsistensi penerapan aturan offside dan pelanggaran di area penalti. Sementara keputusan tersebut menguntungkan Inggris, hal ini menyoroti perlunya transparansi lebih dalam proses review VAR, terutama dalam pertandingan dengan implikasi besar seperti Piala Dunia.
Strategi Thomas Tuchel juga patut mendapat pujian. Ia berhasil menyeimbangkan lini tengah yang agresif dengan pertahanan yang tetap disiplin, meski menghadapi tim yang secara taktis menekan sejak menit pertama. Penggunaan pemain cadangan seperti Dan Burn pada menit ke-111 menunjukkan kedalaman skuad yang siap mengisi peran kritis bila dibutuhkan.
Ke depan, Inggris harus menyiapkan diri menghadapi lawan yang lebih berpengalaman secara taktik, seperti Argentina atau Swiss. Jika Bellingham terus menjadi motor penggerak, pertanyaan yang muncul adalah apakah Three Lions dapat mengembangkan alternatif serangan yang tidak bergantung pada satu talenta. Diversifikasi serangan, peningkatan koordinasi antara lini belakang dan tengah, serta penanganan VAR yang lebih adil akan menjadi kunci bagi Inggris untuk melaju ke final dan, mungkin, mengangkat trofi Piala Dunia 2026.
BERITA TERKAIT

IRGC Kembali Mengancam Serang Pangkalan Musuh di Timur Tengah: Apa Dampak Penutupan Selat Hormuz bagi Keamanan Global?

Kunjungan Tinggi Choi Jung-won: Korea Selatan Siapkan Dana Rp 115 Miliar untuk Smart City IKN
