Bellingham Ganda Gol, England Tembus Semifinal Piala Dunia 2026 dengan Drama 120 Menit!
Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Miami, 12 Juli 2026 – Three Lions menorehkan kemenangan dramatis 2-1 melawan Norwegia dan melaju ke semifinal Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Hard Rock Miami ini menyuguhkan aksi taktik menegangkan, gol spektakuler, serta kontroversi VAR yang menambah bumbu pada laga.
Babak pertama dimulai dengan intensitas tinggi. Pada menit ke-36, Andreas Schjelderup memanfaatkan tendangan keras yang meluncur ke sudut gawang, memberi Norwegia keunggulan pertama. Namun, Jude Bellingham tidak tinggal diam. Di menit tambahan pertama babak pertama (45+2'), sang gelandang Real Madrid menyalip pertahanan Inggris dengan tembakan keras dari luar kotak penalti, menyamakan kedudukan 1-1.
Masuk babak kedua, kedua tim meningkatkan tekanan. Pada menit ke-54, Torbjorn Heggem tampak akan menambah keunggulan Norwegia lewat tendangan sudut yang menabrak kiper Jordan Pickford. Namun, VAR meninjau gol tersebut dan membatalkannya karena Erling Haaland terlihat mendorong Elliot Anderson dalam prosesnya. Keputusan itu menambah ketegangan, namun laga tetap berlanjut dengan Norwegia menguasai alur permainan.
Setelah 90 menit reguler berakhir tanpa gol tambahan, pertandingan melaju ke extra time. Pada menit ke-93, Bellingham kembali menjadi pahlawan. Dari bola mati, ia mengeksekusi tendangan bebas yang meluncur tepat ke sudut kanan atas gawang, menjadikan skor 2-1 untuk Inggris. Gol ini memaksa Norwegia berada di bawah tekanan besar.
Di babak pertama extra time, Stale Solbakken mengganti Erling Haaland dengan Jorgen Strand Larsen untuk menambah daya serang. Norwegia berusaha keras, menembakkan serangkaian tembakan ke arah gawang Inggris, namun Pickford dan lini belakang tetap solid. Pada menit ke-110, kiper Norwegia Orjan Nyland melakukan tiga penyelamatan krusial, menahan serangan Inggris yang terus mengancam.
Waktu habis, wasit Clement Turpin meniup peluit akhir. England berhasil menahan tekanan dan melaju ke semifinal dengan skor 2-1 setelah 120 menit penuh aksi.
Susunan Pemain
- Norwegia (4-3-3): Orjan Nyland; Julian Ryerson, Kristoffer Ajer, Torbjorn Heggem, David Moller Wolfe; Sander Berge, Patrick Berg, Martin Odegaard; Alexander Sorloth, Erling Haaland, Andreas Schjelderup
- Inggris (4-2-3-1): Jordan Pickford; Ezri Konsa, Marc Guehi, John Stones, Nico O'Reilly; Elliot Anderson, Declan Rice; Noni Madueke, Jude Bellingham, Anthony Gordon; Harry Kane
Analisis Pakar
Penampilan Bellingham dalam laga ini bukan sekadar kebetulan. Ia menunjukkan kualitas gelandang modern: kemampuan mengatur tempo, menembus pertahanan dengan tembakan jarak jauh, serta kepemimpinan di momen krusial. Gol pertamanya di menit 45+2' menandakan kemampuan mentalnya yang luar biasa, menahan tekanan hingga menit-menit akhir babak pertama. Gol kedua di menit 93, hasil eksekusi tendangan bebas, menegaskan bahwa ia bukan hanya penyerang sekilas, melainkan ancaman dari segala posisi.
Dari sisi taktik, pelatih Inggris tampak mengandalkan formasi 4-2-3-1 yang menyeimbangkan pertahanan dan serangan. Kedua gelandang bertahan, Rice dan Anderson, berperan sebagai perisai bagi lini belakang sekaligus penghubung ke lini serang. Sementara tiga gelandang serang – Bellingham, Madueke, dan Gordon – memberikan variasi dalam penetrasi, memungkinkan Inggris menciptakan peluang meski berada di bawah tekanan.
Norwegia, di sisi lain, mengandalkan kecepatan sayap dan kekuatan fisik Haaland. Namun, keputusan VAR yang membatalkan gol Heggem menandakan kurangnya disiplin dalam duel fisik, yang pada akhirnya menjadi titik lemah mereka. Penggantian Haaland dengan Strand Larsen di extra time menunjukkan keinginan Solbakken untuk menambah variasi, namun kurangnya penyelesaian akhir membuat mereka tetap tertinggal.
Ke depan, Inggris kini akan menghadapi lawan semifinal yang belum diketahui, namun dengan momentum ini, Bellingham dan rekan-rekannya memiliki kepercayaan diri tinggi. Jika mereka dapat mempertahkan pola permainan yang terstruktur, memanfaatkan kecepatan sayap, serta mengoptimalkan set-piece, peluang untuk melaju ke final Piala Dunia 2026 semakin terbuka lebar. Sementara itu, Norwegia harus meninjau kembali aspek disiplin dalam duel fisik dan meningkatkan penyelesaian akhir bila ingin kembali bersaing di panggung dunia.
BERITA TERKAIT

Jude Bellingham Guncang Dunia: Inggris Tembus Semifinal Piala Dunia 2026 Usai Duel Panas Melawan Norwegia

Tragedi Gempa Venezuela: Korban Meningkat ke 4.333, Ratusan Ribuan Masih Hilang dan Krisis Perumahan Mengguncang Negara
