Sumedang Dorong Produktivitas Pertanian dengan Bantuan 16 Traktor
Siti Amalia
Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

Sumedang, Jawa Barat - Dalam upaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Sumedang menyalurkan 16 unit traktor kepada kelompok tani. Bantuan ini merupakan bagian dari program bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang bersumber dari Pagu Indikatif Kewilayahan (PIK) Tahun 2025.
Kepala DPKP Kabupaten Sumedang, Tono Suhartono, menjelaskan bahwa bantuan ini diprioritaskan bagi wilayah lumbung pangan dan sentra produksi padi. Ia berharap bahwa penggunaan mekanisasi pertanian melalui traktor dapat mempercepat proses pengolahan lahan sehingga petani mampu meningkatkan efisiensi kerja sekaligus mendongkrak hasil produksi pertanian.
Menurut Tono, pemerintah daerah akan melanjutkan penyaluran bantuan alsintan secara bertahap kepada kelompok tani di wilayah lain yang belum menerima bantuan sesuai skala prioritas daerah. Selain menyalurkan alsintan, DPKP juga terus memperkuat infrastruktur penunjang pertanian, terutama jaringan irigasi, untuk mendukung peningkatan produktivitas lahan di berbagai kawasan pertanian.
Sebagai jurnalis senior investigasi, saya melihat bahwa upaya pemerintah daerah Sumedang untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui bantuan alsintan dan peningkatan infrastruktur irigasi merupakan langkah yang tepat. Namun, perlu diingat bahwa keberhasilan program ini juga bergantung pada partisipasi dan kesadaran petani dalam menggunakan teknologi dan infrastruktur yang ada secara efektif.
BERITA TERKAIT

Skandal Kekerasan Seksual di Sampang: 12 Pelaku Ditangkap, 15 Masih Buron â Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Budi Santoso
Sekjen Kemendagri Desak Pemda âRangkulâ Penyuluh Pertanian: Janji Swasembada atau Sekadar Retorika?
Siti Amalia
Menteri Luar Negeri Sugiono Janjikan Peran Besar Indonesia di Panggung Multilateral, Tapi Apa Buktinya?
Rina Wijaya