Pengadaan Jagung Pemerintah Masih Jauh dari Target, Bappenas Mencari Solusi
Hendra Gunawan
Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) mencatat bahwa pengelolaan cadangan jagung pemerintah (CJP) hanya mencapai 190 ribu ton per 6 Juli 2026, atau sekitar 19 persen dari target 1 juta ton.
Menurut Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, hal ini menunjukkan bahwa masih terdapat jarak yang cukup besar antara realisasi dan target pengadaan cadangan jagung yang telah ditetapkan pemerintah.
Bappenas telah merekomendasikan beberapa tindak lanjut untuk mengejar target tersebut, termasuk percepatan pencapaian target pengadaan CJP, optimalisasi pemanfaatan CJP, dan penambahan jumlah pengadaan CJP dalam RKP 2027.
Sebagai seorang jurnalis senior investigasi, saya melihat bahwa pengadaan jagung pemerintah masih menjadi isu yang krusial dan memerlukan perhatian serius dari pemerintah. Dibutuhkan komitmen yang kuat dari semua pihak untuk mencapai target pengadaan cadangan jagung yang telah ditetapkan, sehingga kita dapat memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan stabil untuk masyarakat.
BERITA TERKAIT

Gorontalo Klaim Siap Luncurkan Percepatan Eliminasi Kusta: Janji Besar, Tantangan Lebih Besar
Siti Rahmawati
Menko Polkam Desak Polri dan Kejagung Perkuat Koordinasi: Ancaman Kesalahpahaman Mengintai Penegakan Hukum
Siti Rahmawati
Skandal Tanah Kas Desa di Sleman: Korupsi Menggerogoti Warisan Keraton Yogyakarta
Siti Rahmawati