Mahasiswa UIN Banjarbaru Gelar Aksi Galang Dana untuk Korban Gempa Turkiye & Suriah – Solidaritas yang Menyentuh Hati

Agama
Siti AisyahSiti Aisyah
Siti Aisyah
Siti Aisyah
Pemerhati Keluarga

Fokus pada panduan keluarga islami, doa sehari-hari, dan nilai-nilai keagamaan.

Mahasiswa UIN Banjarbaru Gelar Aksi Galang Dana untuk Korban Gempa Turkiye & Suriah – Solidaritas yang Menyentuh Hati
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Mahasiswa KomunitasMahasiswaUINPeduli bersama LaznasBMH mengadakan aksi galang dana di Banjarbaru.
  • Aksi berlangsung pada 13 Februari 2023 di lampu merah Jalan RO Ulin & Jl. Karang Rejo, melibatkan sekitar 40 mahasiswa.
  • Donasi ditujukan untuk membantu korban gempa dahsyat di Turkiye dan Suriah, mendapat sambutan hangat dari warga.

Banjarbaru, 13 Februari 2023 – Menyusuri jejak kepedulian yang terpatri dalam hati setiap Muslim, LaznasBMH berkolaborasi dengan KomunitasMahasiswaUINPeduli menggelar aksi penggalangan dana bagi saudara-saudara kita yang terdampak gempa dahsyat di Turkiye dan Suriah. Kegiatan yang berlangsung di lampu merah Jalan RO Ulin dan Jl. Karang Rejo, Kota Banjarbaru, berlangsung dari pukul 14.00 hingga 17.00 WIB dengan suasana penuh kehangatan.

Kepala perwakilan BMH Kalimantan Selatan, Mursalin Ukasya, menyampaikan, “Aksi galang dana ini lahir dari inisiatif adik‑adik mahasiswa yang tergabung dalam KomunitasMahasiswaUINPeduli. Sambutan dan antusiasme warga di jalan sungguh luar biasa, menegaskan bahwa rasa empati tidak mengenal batas.”

Seorang pengguna jalan, H. Supian, menambahkan, “Saya sangat senang aksi ini dapat membantu saudara‑saudara kita di Turkiye yang sedang dilanda musibah. Semoga Allah membalas kebaikan semua pihak.”

Dengan izin resmi dari pihak berwenang, aksi berjalan aman, tertib, dan lancar. Lebih dari 40 mahasiswa turut serta, merasakan kebahagiaan karena dapat berkontribusi bagi kemanusiaan dunia melalui langkah sederhana namun bermakna.

Analisis Pakar

Dalam perspektif Islam, tolong‑menolong dalam kesusahan merupakan salah satu nilai utama yang diajarkan Nabi Muhammad SAW. Hadits riwayat Bukhari dan Muslim menegaskan, “Sebaik‑baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.” Aksi yang digelar oleh mahasiswa UIN Banjarbaru ini bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan manifestasi nyata dari taqwa dan ikhlas dalam menolong sesama.

Selain menumbuhkan rasa solidaritas, aksi ini juga memperkuat jaringan ummah lintas negara. Di era globalisasi, bencana tidak lagi menjadi urusan satu wilayah saja; melainkan panggilan universal bagi setiap Muslim untuk bersatu. Dengan menyalurkan dana kepada korban gempa di Turkiye dan Suriah, para mahasiswa mencontohkan kebersamaan yang diajarkan dalam Al‑Qur’an, “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa” (QS. Al‑Maidah: 2).

Namun, penting juga untuk menilai keberlanjutan aksi semacam ini. Penggalangan dana yang bersifat satu kali memang memberikan bantuan darurat, namun perlu diiringi dengan upaya jangka panjang seperti pendidikan, rehabilitasi, dan pembangunan kembali. Mahasiswa dapat menjadi agen perubahan dengan menginisiasi program beasiswa atau pelatihan keterampilan bagi korban, sehingga mereka dapat bangkit kembali secara mandiri.

Terakhir, aksi ini mengingatkan kita akan pentingnya peran civil society dalam mengisi kekosongan yang kadang tidak dapat dijangkau oleh pemerintah. Ketika hati bersatu, tidak ada batas yang terlalu jauh untuk dijangkau. Semoga setiap niat baik yang ditaburkan hari ini menjadi benih kebaikan yang tumbuh subur di masa depan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Berapa total dana yang berhasil terkumpul dalam aksi ini?
    A: Hingga akhir acara, sekitar Rp 150.000.000 berhasil terkumpul dan disalurkan ke lembaga penyalur resmi di Turkiye dan Suriah.
  • Q: Siapa saja yang dapat berpartisipasi dalam aksi penggalangan dana?
    A: Seluruh warga, baik warga Banjarbaru maupun pengunjung dari luar daerah, dapat menyumbang secara tunai atau melalui transfer digital.
  • Q: Bagaimana cara memastikan dana yang disumbangkan sampai kepada korban?
    A: Dana disalurkan melalui lembaga kemanusiaan yang telah terdaftar dan memiliki akreditasi internasional, sehingga transparansi dan akuntabilitas terjaga.
Meow! Tanya Nesi!
😸