BMKG Ungkap Daftar 8 Daerah yang Masih Bisa Dapat Hujan Hari Ini â Apa Hubungannya dengan Teknologi Cuaca Canggih?
Kevin Sanjaya
Membahas teknologi dari kacamata pengembang dan inovasi perangkat lunak.

Curah hujan di Indonesia terus menurun dalam beberapa hari terakhir, menandakan musim kemarau yang semakin meluas. Namun, tidak semua wilayah terjebak dalam kekeringan. Pada Senin, 13 Juli 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prospek cuaca mingguan (10-16 Juli) yang menyoroti delapan provinsi berpotensi menerima hujan.
Menurut data terbaru, hanya 0,04âŻ% wilayah Indonesia yang diprediksi akan mengalami curah hujan tinggi, 7,32âŻ% berada pada kategori menengah, dan sisanya 92,64âŻ% berada di level rendah. Angka-angka ini dihasilkan lewat model numerik cuaca berbasis superkomputer yang mengintegrasikan data satelit, radar, serta sensor lapangan.
Fenomena atmosferik utama yang masih berperan penting adalah MaddenâJulian Oscillation (MJO) yang berinteraksi dengan gelombang Rossby ekuator. Interaksi ini dipantau secara realâtime melalui jaringan satelit NOAA dan program Copernicus Climate Change Service (C3S), yang memungkinkan BMKG memetakan zona potensial hujan mulai dari Samudra Hindia timur laut hingga wilayah utara Aceh, Laut Andaman, Laut China Selatan, Laut Sulu, Laut Sulawesi, Filipina selatan, serta Samudra Pasifik utara hingga HalmaheraâPapua.
Berikut daftar wilayah yang masih berpotensi diguyur hujan pada hari ini (13/7):
- Aceh
- Jawa Timur
- Kepulauan Bangka Belitung
- Maluku
- Maluku Utara
- Nusa Tenggara Timur
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Utara
Analisis Pakar â Reza Aditya
Sebagai techâreviewer, saya melihat dua hal penting dari laporan BMKG ini. Pertama, kualitas data dan algoritma
BERITA TERKAIT

Krisis Mesin KM Sumber Rezeki: 26 Penumpang Selamat, Tapi Apa Harga Nyamannya?

Van der Poel Memecah Kebuntuan Tim Alpecin: Kemenangan Dramatis di Etape 9 Tour de France 2026
