Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Pasar Anime Jepang Tembus Rekor Rp512 Triliun: Demon Slayer Pecahkan Dominasi Box Office AS

HiburanAyu LestariAyu LestariSumber: CNN Selebriti
Ayu Lestari
Ayu Lestari
Wartawan Selebriti

Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

Pasar Anime Jepang Tembus Rekor Rp512 Triliun: Demon Slayer Pecahkan Dominasi Box Office AS
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Industri anime Jepang mencatatkan sejarah baru dengan menembus angka pendapatan 4,45 triliun yen atau setara Rp512,03 triliun pada 2025.
  • Pertumbuhan ini menempatkan industri anime sebagai pilar utama ekonomi kreatif Jepang.
  • Seperti dikutip dari laporan awal asosiasi, nilai pasar 2025 meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan angka 1,8 triliun yen pada 2015.

Industri anime Jepang mencatatkan sejarah baru dengan menembus angka pendapatan 4,45 triliun yen atau setara Rp512,03 triliun pada 2025. Data dari Asosiasi Animasi Jepang yang diumumkan pada Jumat (30/10) ini menandai kali pertama nilai pasar anime melampaui 4 triliun yen, didorong oleh lonjakan penjualan internasional yang kini melebihi pendapatan domestik.

Pertumbuhan ini menempatkan industri anime sebagai pilar utama ekonomi kreatif Jepang. Seperti dikutip dari laporan awal asosiasi, nilai pasar 2025 meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan angka 1,8 triliun yen pada 2015. Dari total tersebut, kontribusi penjualan di luar negeri mencapai 2,54 triliun yen, sebuah angka yang menandai pergeseran signifikan dalam peta daya tarik global industri hiburan Jepang.

Dorongan Streaming Global dan Target Ambisius Pemerintah

Kazuko Ishikawa, Ketua Asosiasi Animasi Jepang, menyatakan bahwa potensi animasi Jepang terus meluas seiring dengan semakin dikenalnya karya-karya tersebut di seluruh dunia. Ekspansi ini tidak lepas dari dukungan layanan streaming global seperti Netflix yang memudahkan akses penonton terhadap konten animasi Jepang, baik di dalam maupun luar negeri, terutama pasca-pandemi. Momentum ini sejalan dengan target pemerintah Jepang yang ambisius: menaikkan penjualan konten gim, anime, dan manga ke luar negeri hingga 20 triliun yen pada 2033.

Angka target tersebut melonjak drastis dari kondisi 2023, di mana nilai penjualan konten tersebut hanya sekitar 5,8 triliun yen dan masih berada di posisi kedua setelah industri otomotif. Berikut rincian pertumbuhan pasar anime yang diungkap oleh asosiasi:

  • Pendapatan bersih 2025: 4,45 triliun yen (Rp512,03 triliun).
  • Penjualan di luar negeri: 2,54 triliun yen (melampaui pasar domestik).
  • Pertumbuhan nilai pasar: >2x lipat dibanding 2015.

"Demon Slayer: Infinity Castle" Cetak Rekor Box Office Amerika

Puncak kesuksesan pasar 2025 ditopang oleh film Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Infinity Castle. Film yang menjadi bagian pertama dari trilogi penutup saga ini mengumpulkan 40,2 miliar yen dari box office Jepang dan lebih dari 100 miliar yen dari box office global. Di Amerika Serikat, film ini mencetak debut box office US$70 juta atau sekitar Rp1,1 triliun pada pekan perdana, memecahkan rekor sebagai film anime dengan perolehan tertinggi sepanjang sejarah.

Prestasi ini melampaui rekor Pokemon: The First Movie - Mewtwo Strikes Back (1999) yang hanya meraih US$31 juta, sebuah rekor yang bertahan selama 26 tahun. Dengan capaian ini, Infinity Castle resmi menjadi film Jepang terlaris, menyalip Mugen Train (2020) dan Your Name (2016). Cerita film ini mengisahkan Tanjiro Kamado dan Korps Pembasmi Iblis yang terjebak di markas Muzan Kibutsuji, memicu pertempuran besar antara para Hashira melawan iblis tingkat atas yang siap memangsa umat manusia.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ