IEEE Luncurkan Seri Webinar untuk Mengasah Rekayasa AI Berkelanjutan bagi Profesional dan Mahasiswa
Membahas teknologi dari kacamata pengembang dan inovasi perangkat lunak.

- Fokus utama seri ini adalah membahas tata kelola AI, keamanan, dan sistem agen (*agentic systems*) yang menjadi topik hangat di sektor teknologi global saat ini.
- Kegiatan ini tidak sekadar menyajikan diskusi konseptual, melainkan memfasilitasi pembelajaran melalui studi kasus nyata.
- Peserta berkesempatan berinteraksi langsung dengan para ahli yang membagikan pengalamannya dalam mengambil keputusan desain, struktur sistem, hingga tantangan implementasi di lingkungan kerja sehari-hari.
IEEE Computer Society Chapter Central Indiana baru-baru ini meluncurkan "Tech Talk Series", sebuah inisiatif webinar bulanan yang dirancang khusus untuk membantu insinyur dan mahasiswa tetap relevan dengan kemajuan pesat dalam kecerdasan buatan (AI), komputasi awan, dan infrastruktur berkelanjutan. Program ini menjembatani gap antara teori akademis dan praktik industri, dengan menyambungkan anggota IEEE Region 4, mahasiswa sarjana dan pascasarjana, serta profesional rekayasa dengan para praktisi industri terkemuka. Fokus utama seri ini adalah membahas tata kelola AI, keamanan, dan sistem agen (*agentic systems*) yang menjadi topik hangat di sektor teknologi global saat ini.
Kegiatan ini tidak sekadar menyajikan diskusi konseptual, melainkan memfasilitasi pembelajaran melalui studi kasus nyata. Peserta berkesempatan berinteraksi langsung dengan para ahli yang membagikan pengalamannya dalam mengambil keputusan desain, struktur sistem, hingga tantangan implementasi di lingkungan kerja sehari-hari. Kehadiran narasumber dari perusahaan teknologi besar seperti Apple, Tavant, dan Zscaler memberikan perspektif komprehensif tentang cara perusahaan multinasional mengelola risiko dan peluang dalam adopsi teknologi baru. Format virtual dipilih secara strategis untuk menghapus hambatan geografis, memungkinkan partisipasi luas dari berbagai latar belakang karier tanpa harus menanggung biaya perjalanan.
Analisis Mendalam: Dari Fitur Terisolasi ke Sistem AI Bertata Kelola
Salah satu sesi terbaru yang paling relevan membahas transisi dari fitur AI yang berdiri sendiri menuju sistem agen yang terintegrasi. Gajendra Babu Thokala, seorang pemimpin teknis senior di Apple Seattle, menjelaskan bagaimana tim rekayasa dapat membangun sistem agen AI yang menggunakan data bisnis real-time untuk menyelesaikan alur kerja (*workflow*) multi-langkah secara bertanggung jawab. Sesi ini menekankan pentingnya "pembatasan" (*fencing*) dalam pengembangan agen agar tetap berada dalam koridor tata kelola yang ketat. Sebelumnya, Sandeep Shivam, pemimpin produk dan teknologi di Tavant Dallas, mempresentasikan cetak biru membangun produk yang "AI-native", menguraikan perbedaan fundamental antara perangkat lunak tradisional dan sistem yang dirancang khusus untuk memungkinkan agen AI menyelesaikan tugas kompleks bagi pengguna.
Impikasi Strategis dan Rincian Program Lanjutan
Keberhasilan inisiatif ini terletak pada kemampuannya memfasilitasi pertukaran pengetahuan lintas jenjang karier, di mana mahasiswa bisa melihat penerapan langsung ilmu kelas di dunia nyata, sementara profesional senior dapat membandingkan pendekatan teknis mereka dengan standar industri terkini. Rincian topikel diskusi dan materi yang dibahas dalam seri ini meliputi:
- Pendekatan rekayasa dalam membangun sistem agen AI yang menggunakan data bisnis real-time.
- Cetak biru untuk produk "AI-native" yang membedakan diri dari perangkat lunak tradisional.
- Diskusi teknis mengenai arsitektur sistem, keandalan, keamanan, dan pengantarannya produk.
- Pertukaran strategi implementasi di antara organisasi dengan berbagai skala dan fokus industri.
BERITA TERKAIT (Teknologi)

Anthropic Rilis FlashProve: Bukti Kriptografi untuk Memastikan Identitas Model AI

Data Center AI Beralih ke Mesin Jet Bekas Demi Kecepatan Listrik
