Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

SMKN 2 Jakarta Diverifikasi Kemen-LH, Implementasi 'Green Vocation' Jadi Kunci Menuju Adiwiyata Mandiri

Berita DaerahSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: Antara Metro
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

SMKN 2 Jakarta Diverifikasi Kemen-LH, Implementasi 'Green Vocation' Jadi Kunci Menuju Adiwiyata Mandiri
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • SMKN 2 Jakarta Pusat baru-baru ini menjalani verifikasi lapangan ketat oleh tim Kementerian Lingkungan Hidup (Kemen-LH) untuk menentukan kelayakan mereka sebagai calon Sekolah Adiwiyata Mandiri 2026 .
  • Proses penilaian ini berfokus pada konsistensi penerapan budaya peduli lingkungan di institusi pendidikan vokasi tersebut.
  • Eric menekankan bahwa peran sekolah sangat krusial dalam membangun kesadaran lingkungan, terutama menghadapi isu-isu kompleks seperti pengelolaan sampah, polusi udara, dan pemanasan global.

SMKN 2 Jakarta Pusat baru-baru ini menjalani verifikasi lapangan ketat oleh tim Kementerian Lingkungan Hidup (Kemen-LH) untuk menentukan kelayakan mereka sebagai calon Sekolah Adiwiyata Mandiri 2026. Proses penilaian ini berfokus pada konsistensi penerapan budaya peduli lingkungan di institusi pendidikan vokasi tersebut. Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Eric PZ Lumbun menegaskan bahwa esensi dari program ini melampaui sekadar kompetisi, melainkan merupakan gerakan strategis untuk menanamkan karakter ekologis sejak dini pada generasi muda di tengah tantangan perkotaan.

Eric menekankan bahwa peran sekolah sangat krusial dalam membangun kesadaran lingkungan, terutama menghadapi isu-isu kompleks seperti pengelolaan sampah, polusi udara, dan pemanasan global. Ia mengapresiasi langkah konkret yang telah diambil oleh SMKN 2 Jakarta dalam memfasilitasi Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) secara konsisten. Beberapa inisiatif utama yang telah diimplementasikan meliputi:

  • Pemilahan sampah dan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.
  • Pembuatan lubang biopori untuk resapan air tanah.
  • Penghijauan melalui sistem tanaman vertikal dan hidroponik.

Implementasi 'Green Vocation' dalam Kurikulum Pendidikan

Pelaksana Tugas Kepala SMKN 2 Jakarta Tri Windarti menjelaskan bahwa capaian status Adiwiyata Mandiri merupakan buah dari proses bertahap dari tingkat kota hingga nasional. Baginya, penghargaan ini bukan tujuan akhir, melainkan validasi dari wujud pendidikan vokasi yang berkarakter melalui implementasi Adiwiyata berbasis green vocation. Prinsip kepedulian lingkungan telah terintegrasi secara komprehensif ke dalam modul ajar dan rencana pembelajaran di seluruh mata pelajaran, baik kejuruan maupun umum.

Tri merinci pengelolaan lingkungan di sekolahnya didukung oleh penerapan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle), keberadaan bank sampah, serta pengolahan sampah organik menjadi kompos dan pembuatan eco-enzyme. Selain itu, sekolah memanfaatkan air hujan dan air bekas wudu, serta menerapkan penghematan listrik secara disiplin. Sebagai bentuk keberlanjutan, SMKN 2 Jakarta juga membina tiga sekolah lain, yaitu SMKN 44, SMKN 19, dan SMKN 34, melalui berbagi praktik dan penyusunan modul PBLHS.

Verifikasi Lapangan dan Harapan Dampak Berkelanjutan

Pelaksanaan program lingkungan ini melibatkan kolaborasi multipihak, termasuk siswa, guru, tenaga kependidikan, petugas kebersihan, orang tua, komite sekolah, serta dukungan dari dunia usaha, dunia industri, dan Suku Dinas Lingkungan Hidup. Tri berharap proses verifikasi ini akan menghasilkan arahan dan masukan konstruktif dari tim penilai untuk meningkatkan standar pengelolaan lingkungan secara terus-menerus. Eric menambahkan bahwa kebiasaan positif yang terbentuk di sekolah diharapkan tidak berhenti di pagar sekolah, tetapi dapat dibawa pulang oleh para siswa untuk menginspirasi perubahan perilaku di lingkungan rumah dan masyarakat sekitar, sehingga menciptakan dampak ekologis yang lebih luas dan berkelanjutan.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ