Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

NTT DATA Resmikan Pusat Data JKT2A di Jakarta, Dorong Ekosistem AI & Cloud Asia Tenggara

Berita DaerahBudi SantosoBudi SantosoSumber: Antara Terkini
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

NTT DATA Resmikan Pusat Data JKT2A di Jakarta, Dorong Ekosistem AI & Cloud Asia Tenggara
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Perusahaan teknologi global NTT DATA baru-baru ini meresmikan operasional infrastruktur pusat data anyar bernama Jakarta 2 Annex Data Center (JKT2A) di Jakarta.
  • Langkah strategis ini bertujuan untuk memenuhi lonjakan kebutuhan layanan kecerdasan artifisial (AI) , komputasi awan, dan transformasi digital di kawasan Asia Tenggara.
  • Yasuhiro Kajiki , Managing Director Japan and APAC NTT Global Data Center, menegaskan bahwa Indonesia adalah pasar prioritas investasi NTT di Asia Tenggara.

Perusahaan teknologi global NTT DATA baru-baru ini meresmikan operasional infrastruktur pusat data anyar bernama Jakarta 2 Annex Data Center (JKT2A) di Jakarta. Langkah strategis ini bertujuan untuk memenuhi lonjakan kebutuhan layanan kecerdasan artifisial (AI), komputasi awan, dan transformasi digital di kawasan Asia Tenggara. Peresmian yang dilakukan pada Selasa ini menandai langkah penting dalam memperluas kapasitas konektivitas regional, di mana fasilitas baru ini dirancang khusus untuk mendukung komputasi tingkat tinggi dengan kapasitas mencapai 12 Megawatt (MW).

Pengelolaan fasilitas ini diproyeksikan menjadi krusial seiring pergeseran tren pembangunan pusat data AI dari negara-negara dengan keterbatasan lahan seperti Singapura ke pasar-pasar dengan potensi masif seperti Indonesia. Yasuhiro Kajiki, Managing Director Japan and APAC NTT Global Data Center, menegaskan bahwa Indonesia adalah pasar prioritas investasi NTT di Asia Tenggara. Menurutnya, besarnya basis pengguna dan perangkat terkoneksi di Indonesia menghasilkan lalu lintas data yang sangat besar, menjadikan negara ini sebagai pusat gravitasi utama bagi pembangunan infrastruktur digital regional.

Sertifikasi Tier III dan Integrasi APN Connect

Secara teknis, JKT2A dirancang dengan standar keamanan dan ketahanan tinggi, memiliki sertifikasi desain Tier III, serta bersifat netral terhadap operator maupun penyedia layanan cloud. Fasilitas ini dilengkapi substasiun daya ganda, arsitektur UPS 2N, generator cadangan N+1, hingga sistem pendinginan N+1 untuk menjamin keandalan operasional. Bersamaan dengan peluncuran JKT2A, NTT juga memperkenalkan layanan APN Connect yang memanfaatkan teknologi jaringan optik All-Photonics Network (APN). Teknologi ini menciptakan jalur konektivitas berlatensi rendah yang menghubungkan JKT2/JKT2A dengan JKT3 yang berjarak sekitar 35 kilometer, memungkinkan sinkronisasi data secara real-time.

Integrasi dalam satu kawasan ini memberikan nilai tambah bagi klien karena tidak memerlukan pembangunan ulang konektivitas jaringan mitra yang sudah berjalan. Ekosistem JKT2 yang kini diperluas telah menjadi pusat interkoneksi bagi lebih dari 240 penyedia layanan jaringan, termasuk JKT-IX, penyedia komputasi awan utama, dan koneksi kabel bawah laut. Fitur jaringan antarfasilitas ini secara spesifik difungsikan untuk memperkuat sistem pemulihan bencana, replikasi data, dan meningkatkan keamanan operasional pusat data ganda.

Dampak Strategis bagi Pertumbuhan Digital Indonesia

Kehadiran JKT2A diprediksi akan mempercepat adopsi teknologi AI dan cloud di Indonesia dengan menyediakan infrastruktur yang terintegrasi dan tangguh. Dengan kemampuan memfasilitasi sinkronisasi data secara real-time, bisnis dan institusi pemerintah dapat melakukan replikasi data dengan lebih aman, mengurangi risiko gangguan operasional, dan mempercepat proses pengambilan keputusan berbasis data. Langkah NTT ini mencerminkan optimisme tinggi terhadap pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, yang kini menjadi pusat arus data terbesar di Asia Tenggara.

Sebagaimana diutarakan oleh Yasuhiro Kajiki, kekuatan pusat data di Indonesia terletak pada jumlah penggunanya yang masif. "Semua data berasal dari pengguna dan perangkat yang terkoneksi, dan Indonesia adalah pasar terbesar. Oleh karena itu, Indonesia tetap menjadi pasar yang sangat penting bagi NTT," ujarnya. Inisiatif ini menegaskan komitmen NTT untuk terus berinvestasi dalam infrastruktur digital kelas dunia yang mampu menopang pertumbuhan ekonomi dan inovasi teknologi di Indonesia serta wilayah sekitarnya.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ