Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Ekosistem Kripto RI Kuat: OJK Catat 23,48 Juta Investor dan Transaksi Rp30,56 Triliun

Ekonomi & PasarSiti AmaliaSiti AmaliaSumber: CNBC Market & Saham
Siti Amalia
Siti Amalia
Analis Finansial

Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

Ekosistem Kripto RI Kuat: OJK Catat 23,48 Juta Investor dan Transaksi Rp30,56 Triliun
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Ekosistem aset kripto di Indonesia menunjukkan daya tarik yang konsisten di mata investor dalam negeri.
  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan lonjakan jumlah pengguna aktif dan nilai transaksi yang signifikan, menegaskan bahwa sektor ini tetap menjadi pilar penting dalam inovasi keuangan digital nasional.
  • Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi , mengungkapkan bahwa jumlah investor aset kripto telah mencapai 23,48 juta orang .

Ekosistem aset kripto di Indonesia menunjukkan daya tarik yang konsisten di mata investor dalam negeri. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan lonjakan jumlah pengguna aktif dan nilai transaksi yang signifikan, menegaskan bahwa sektor ini tetap menjadi pilar penting dalam inovasi keuangan digital nasional. Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan bahwa jumlah investor aset kripto telah mencapai 23,48 juta orang. Data ini menjadi bukti nyata bahwa kepercayaan publik terhadap instrumen keuangan digital terus tumbuh, terlepas dari fluktuasi pasar global yang dinamis.

Pertumbuhan tersebut juga tercermin dari aktivitas perdagangan yang masif. Sepanjang September 2026, nilai transaksi aset kripto di dalam negeri tercatat mencapai Rp30,56 triliun. Angka ini disampaikan Friderica dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta pada Selasa, 3 November 2026. Lonjakan volume transaksi ini mengindikasikan bahwa likuiditas pasar kripto Indonesia tetap tinggi dan berfungsi sebagai sarana diversifikasi portofolio yang diminati masyarakat.

Penguatan Regulasi dan Perizinan Entitas Kripto

Seiring dengan ekspansi pasar, OJK memperketat fondasi regulasi untuk memastikan integritas sistem keuangan. Hingga September 2026, lembaga pengawas tersebut telah menyetujui perizinan bagi 34 entitas di ekosistem kripto. Komposisi entitas ini rinciannya sebagai berikut:

  • 2 Bursa Kripto: Sebagai pintu masuk utama perdagangan aset digital.
  • 2 Lembaga Kliring dan Penyelesaian: Menjamin keamanan transaksi antar-partai.
  • Pelaku Usaha Pendukung: Berbagai lembaga yang menopang infrastruktur perdagangan aset kripto lainnya.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK), Adi Budiarso, menambahkan bahwa OJK juga aktif mengelola program regulatory sandbox. Hingga 30 September 2026, OJK telah menerima 372 permintaan konsultasi dari peserta. Saat ini, empat peserta sedang menjalani uji coba, termasuk satu penyelenggara dengan model bisnis aset keuangan digital. Tujuh peserta lainnya telah dinyatakan lulus dengan model bisnis inovatif seperti tokenisasi emas, surat berharga, hingga penerbitan stablecoin rupiah.

Dampak Ekonomi dan Tren Pertumbuhan Triwulanan

Dari sisi makroekonomi, sektor inovasi teknologi sektor keuangan (ITSK) mencatatkan pertumbuhan positif hingga Agustus 2026. Jumlah akun konsumen aset kripto per Agustus 2026 mencapai 23,21 juta, tumbuh 1,23%. Nilai transaksi pada bulan yang sama tercatat Rp23,16 triliun, meningkat 12,87% secara bulanan. Selain itu, nilai transaksi derivatif aset keuangan digital melonjak menjadi Rp4,56 triliun dengan kenaikan 33,76%. Pertumbuhan ini sejalan dengan penguatan infrastruktur perizinan. OJK kini mencatat 28 Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin, didorong pemberian izin kepada PT Gudang Kripto Indonesia (GKI) sejak 22 September 2026. Dari sisi integrasi layanan, penyelenggara ITSK telah menjalin 1.389 kemitraan dengan lembaga jasa keuangan. Secara keseluruhan, ekosistem digital ini telah melayani 19,70 juta pengguna dan memproses transaksi agregasi senilai Rp2,27 triliun pada Agustus 2026, mencerminkan adopsi teknologi yang semakin luas di industri keuangan nasional.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ