Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

BMKG Ramal Hujan Ringan Diempat Gupur di Mayoritas Wilayah RI, Waspada Banjir Rob

Berita NasionalRina WijayaRina WijayaSumber: Antara News
Rina Wijaya
Rina Wijaya
Jurnalis Investigasi

Fokus pada liputan mendalam dan isu-isu sosial yang berdampak pada masyarakat luas.

BMKG Ramal Hujan Ringan Diempat Gupur di Mayoritas Wilayah RI, Waspada Banjir Rob
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca yang menyebut mayoritas wilayah Indonesia akan diguyur hujan ringan pada hari Selasa.
  • Informasi ini menjadi krusial bagi masyarakat untuk mengatur aktivitas sehari-hari guna menghindari dampak negatif dari cuaca lembap dan basah.
  • Secara rinci, hujan ringan diprediksi turun di Medan, Tanjung Pinang, Jambi, dan Palembang.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca yang menyebut mayoritas wilayah Indonesia akan diguyur hujan ringan pada hari Selasa. Prakirawan cuaca Ina Indah H menegaskan bahwa kondisi cuaca ini berdampak luas, mulai dari Pulau Sumatera hingga Papua, dengan sejumlah kota besar seperti Jakarta, Pekanbaru, dan Denpasar masuk dalam daftar area yang berpotensi mengalami penurunan air dari langit. Informasi ini menjadi krusial bagi masyarakat untuk mengatur aktivitas sehari-hari guna menghindari dampak negatif dari cuaca lembap dan basah.

Secara rinci, hujan ringan diprediksi turun di Medan, Tanjung Pinang, Jambi, dan Palembang. Di kawasan lain, cuaca didominasi awan tebal di kota-kota seperti Semarang, Bandung, dan Solo. BMKG juga mencatat adanya hujan dengan intensitas sedang di Merauke, hujan petir di Padang, serta udara kabur di Jayapura yang dapat menurunkan visibilitas penglihatan secara signifikan.

Imbauan Waspada untuk Penerbangan dan Pelayaran

Bagi pengguna transportasi udara, BMKG mengingatkan potensi pertumbuhan awan kumulonimbus yang dapat mengganggu jadwal keberangkatan dan kedatangan. Awan ini berpotensi dijumpai di wilayah seperti Aceh, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, hingga Papua. Di sisi lain, para nelayan dan operator kapal diimbau ekstra waspada karena gelombang tinggi mencapai 2,5 hingga 4 meter diperkirakan terjadi di Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung, Laut Maluku, dan Samudra Pasifik utara Maluku. Kondisi tersebut menuntut kesiapan armada untuk menghadapi medan laut yang ganas.

  • Potensi Gelombang 2,5-4 Meter: Samudra Hindia barat Bengkulu-Lampung, Samudra Hindia selatan Jawa Timur, Laut Maluku, dan Pasifik utara Maluku.
  • Risiko Banjir Rob: Pesisir Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Antisipasi Risiko Banjir Rob di Pesisir

Tidak hanya ancaman dari udara dan gelombang laut, Ina Indah H juga memberikan peringatan dini terkait pasang air laut. Masyarakat di kawasan pesisir diminta untuk menyesuaikan aktivitas karena potensi terjadinya banjir rob atau gelombang pasang yang bisa menggenangi daratan. Area yang paling rawan meliputi pesisir Jawa Barat dan Jawa Tengah, serta pesisir di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. BMKG meminta seluruh lapisan masyarakat untuk tetap memantau informasi terbaru dari bandara, maskapai, dan stasiun meteorologi demi keselamatan bersama.

BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ