Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Video Jet Pribadi Runtuh di Palm Beach Viral, Sembilan Penumpang Konfirmasi Tewas

TeknologiReza AdityaReza AdityaSumber: Detik Inet
Reza Aditya
Reza Aditya
Pakar Teknologi

Reviewer gadget independen dengan perspektif teknis yang mendalam.

Video Jet Pribadi Runtuh di Palm Beach Viral, Sembilan Penumpang Konfirmasi Tewas
BAGIKAN:

Sebuah insiden kecelakaan udara tragis terjadi di dekat Palm Beach, Florida, Amerika Serikat, setelah jet pribadi Learjet 60 dilaporkan jatuh dan meledak pada Minggu (1/11/2026). Rekaman kamera dasbor kendaraan yang beredar luas di media sosial memperlihatkan kilatan cahaya terang dan kobaran api besar saat pesawat tersebut menghantam tanah. Peristiwa mengerikan ini menewaskan sembilan orang yang berada di dalam kabin, sebagaimana dikonfirmasi oleh otoritas setempat.Video viral tersebut menarik perhatian jutaan warganet dan memicu investigasi mendalam terhadap penyebab jatuhnya pesawat.

Dinamika Jatuhnya Pesawat dan Kondisi Cuaca

Pesawat dengan nomor registrasi N722BD, yang diproduksi pada tahun 2004, diketahui sedang dalam perjalanan dari Texas menuju Bahama. Sebelum kecelakaan, pilot menghadapi kondisi cuaca menantang yang mencakup potensi pembentukan es, turbulensi, dan hujan. Pilot sempat mengajukan permintaan untuk naik ke ketinggian 37.000 kaki, namun justru kehilangan ketinggian secara drastis. Data pelacakan dari Flightradar24 menunjukkan laju penurunan pesawat melampaui 32.000 kaki per menit atau setara 9.754 meter per menit. Angka ini menggambarkan penurunan yang sangat ekstrem, jauh melampaui prosedur penerbangan normal saat mendekati tujuan.

Kisah viral ini diperkuat oleh unggahan akun X @Osinttechnical yang telah ditonton lebih dari 3,1 juta kali hingga Senin (2/11/2026) pagi. Narasi dalam unggahan itu menyebutkan bahwa pesawat menukik tajam dengan kecepatan turun lebih dari 30.000 kaki per menit. Meskipun rekaman visual memberikan gambaran dahsyatnya dampak ledakan, pihak berwenang menegaskan bahwa data video saja tidak cukup untuk memastikan penyebab teknis di balik hilangnya kendali pesawat.

Proses Investigasi dan Respons Otoritas

Penyelidikan resmi kini dipimpin oleh Federal Aviation Administration (FAA) dan National Transportation Safety Board (NTSB). Kedua lembaga ini akan menelusuri berbagai faktor kritis, termasuk kondisi teknis pesawat, pengaruh cuaca, serta rangkaian kejadian sebelum jet kehilangan ketinggian. Menteri Transportasi AS, Sean Duffy, juga telah menyampaikan informasi mengenai jumlah korban jiwa. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kecelakaan belum diumumkan secara resmi, namun semua pihak berkomitmen untuk mengungkap fakta lengkap guna meningkatkan standar keselamatan penerbangan global.

BERITA TERKAIT (Teknologi)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ