Momen Veda Ega di Parc Ferme Sepang: Sajikan Belangang Goreng, Rival Quiles Terkejut
Membawa perspektif segar dalam dunia otomotif roda dua dari kacamata perempuan.

Veda Ega Pratama mengukir sejarah pribadi dengan meraih podium kedua di ajang Moto3 Malaysia yang berlangsung di Sirkuit Internasional Sepang pada Minggu (1/11/2026). Keberhasilan tersebut tidak hanya disorot karena capaian teknis di lintasan, tetapi juga oleh momen unik yang terjadi di parc ferme. Di area wawancara pasca-balapan, Veda melakukan interaksi yang mengejutkan juara balapan tersebut, Maximo Quiles, dengan menawarkan makanan tradisional yang membuat pembalap Spanyol itu tampak ragu dan akhirnya menolak.
Kejutan Kuliner di Parc Ferme
Setelah finis di posisi kedua di belakang Quiles, Veda segera menuju area berkumpulnya para pembalap podium untuk sesi wawancara singkat. Suasana semula penuh euforia dengan kedua pebalap saling mengucapkan selamat dan berpelukan. Namun, suasana berubah menjadi kocak ketika Veda terlihat membawa makanan ke tempat Quiles. Tanpa basa-basi, Veda menawarkan gigitan dari makanan tersebut kepada rivalnya. Quiles, yang mungkin tidak terbiasa dengan camilan khas Indonesia di lingkungan internasional, terlihat terkaget dan dengan sopan menolak tawaran tersebut. Meskipun penolakan itu terjadi, Veda tetap santai dan menikmati makanannya sendiri dengan asyik di depan kamera.
Berdasarkan analisis visual dan latar belakang asal pembalap, kemungkinan besar makanan yang dibawa Veda adalah walang goreng atau belalang goreng. Hidangan ini merupakan makanan tradisional khas Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, yang juga menjadi tempat kelahiran Veda Ega Pratama. Walang goreng terbuat dari belalang kayu yang dibersihkan, dibumbui dengan rempah-rempah, lalu digoreng hingga kering dan renyah. Camilan ini sangat populer di warung-warung pinggir jalan serta dijual sebagai oleh-oleh khas bagi wisatawan yang berkunjung ke daerah selatan Jawa tersebut. Kejadian ini memberikan warna budaya yang segar dalam dunia balap motor kelas dunia.
Dukungan Keluarga yang Menambah Semangat
Momen podium di Sepang memiliki nilai emosional yang sangat tinggi bagi Veda karena disaksikan langsung oleh keluarga terdekatnya. Ayah, ibu, adik perempuan, hingga sepupunya hadir di sirkuit untuk mendukung perjuangan Veda di sirkuit internasional tersebut. Kehadiran mereka menjadi penopang moral yang signifikan bagi pembalap muda tersebut. Veda mengungkapkan kebahagiaannya dalam wawancara di parc fermé dengan nada syukur. "Ya, alhamdulillah. Saya sangat, sangat senang bisa meraih podium di sini di Sepang. Terutama seluruh keluarga saya, ayah, ibu, dan adik perempuan saya, serta sepupu saya juga datang ke sini, dan saya meraih podium. Ini benar-benar lebih dari sekadar luar biasa," ujar Veda. Kombinasi antara performa di lintasan, dukungan keluarga, dan momen budaya lokal yang terekam kamera menjadikan pencapaian Veda di Malaysia ini berkesan secara多维度 bagi penggemar otomotif.
BERITA TERKAIT (Otomotif)

Bantah Keraguan, Yamaha GEAR ULTIMA Tuntaskan 2.740 Km Ekspedisi Lintas Alam Selebes

Kimi Antonelli Ukir Sejarah F1 2026: Gelar Juara Dunia Termuda di Balik Regimen Latihan Otot Leher 40 Kilogram

Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Jakarta Mulai 2 November 2026, Ini Persyaratan dan Cara Mengurusnya
