Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

MMIX Perluas Sayap ke Manufaktur, Sasar Lonjakan Laba 22% di 2027

Ekonomi & PasarSiti AmaliaSiti AmaliaSumber: CNBC Indonesia
Siti Amalia
Siti Amalia
Analis Finansial

Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

MMIX Perluas Sayap ke Manufaktur, Sasar Lonjakan Laba 22% di 2027
BAGIKAN:

PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) mengambil langkah strategis dengan mendiversifikasi usahanya dari sekadar distributor menjadi produsen popok bayi. Berbekal potensi pasar kebutuhan higienitas yang terus tumbuh, perusahaan ini membangun PT Multi Nice Paper Indonesia sebagai sumber pertumbuhan baru. Langkah ini sekaligus menjadi fondasi bagi target kenaikan laba sebesar 22% yang diproyeksikan akan tercapai pada tahun 2027.

Ekspansi Produksi

Kawasan industri popok bayi nasional tengah menjadi primadona bagi para pelaku usaha. Melihat peluang yang jelas ini, MMIX tidak lagi hanya bergantung pada rantai pasok, tetapi langsung terjun ke hulu dengan membangun pabrik sendiri. Keputusan ini menandakan pergeseran paradigma bisnis perusahaan yang ingin memitigasi risiko pasokan dan mengoptimalkan margin keuntungan melalui pengendalian produksi secara langsung.

Dengan kapasitas produksi yang lebih kuat dan terintegrasi, MMIX kini memiliki kendali penuh atas kualitas produk serta kecepatan distribusi ke pasar domestik. Penguatan kapasitas ini juga diharapkan dapat menjangkau segmen konsumen yang lebih luas, baik di perkotaan maupun pedesaan, sehingga penguasaan pasar MMIX dapat meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Proyeksi Keuntungan

Pengembangan lini manufaktur ini merupakan bagian integral dari rencana jangka panjang perusahaan. Manajemen MMIX menargetkan pertumbuhan laba yang agresif sebesar 22% pada tahun 2027. Target ambisius ini didorong oleh efisiensi operasional pabrik baru serta harga jual yang diharapkan lebih kompetitif karena hilangnya biaya distribusi tengah. Strategi ini membuat MMIX tidak hanya menjadi pemain distribusi, tetapi juga penentu nilai di industri popok bayi Indonesia.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
😸