Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Lonjakan 29% di China Amankan Penjualan iPhone 18 Pro Meski AS dan Jepang Merosot

TeknologiFitriani NingsihFitriani NingsihSumber: Antara News
Fitriani Ningsih
Fitriani Ningsih
Jurnalis Siber

Fokus pada isu keamanan siber, kecerdasan buatan, dan tren teknologi masa depan.

Lonjakan 29% di China Amankan Penjualan iPhone 18 Pro Meski AS dan Jepang Merosot
BAGIKAN:

Permintaan terhadap iPhone 18 Pro menunjukkan dinamika pasar yang kompleks dengan peningkatan signifikan di Tiongkok yang berhasil mengkompensasi kontraksi pasar di Amerika Serikat dan Jepang. Berdasarkan data Counterpoint Research yang dirilis pada 30 Oktober 2026, penjualan di Tiongkok melonjak sebesar 29 persen, sebuah angka krusial yang menjaga stabilitas penjualan global perangkat tersebut.

Kombinasi penjualan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max secara global tetap tumbuh positif sebesar 3,1 persen pada tiga minggu pertama ketersediaan produk dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini terjadi di tengah tantangan nyata, yaitu penurunan penjualan sebesar 4 persen di Amerika Serikat dan 27 persen di Jepang, menandai pergeseran sentimen konsumen di pasar utama tradisional Apple.

Strategi Harga dan Persaingan di Pasar Emerging

Keberhasilan di Tiongkok didorong oleh pasokan awal yang lebih baik serta tingginya harga ponsel pesaing berbasis Android, yang membuat flagship Apple tetap kompetitif. Sebaliknya, di Amerika Serikat, analis mencatat bahwa pembeli merasa perubahan fitur dan desain tidak memadai meskipun terdapat penambahan kamera aperture variabel. Kompleksitas ini diperparah oleh kenaikan harga 100 dolar AS, menjadikan harga Pro di level 1.199 dolar AS dan Pro Max di 1.299 dolar AS, serta tekanan nilai tukar mata uang yang memperburuk daya beli di Jepang.

Secara spesifik, komposisi penjualan mengalami pergeseran halus; pangsa pasar Pro Max turun dari 57 persen pada generasi sebelumnya menjadi 56 persen saat ini. Namun, permintaan untuk model Pro biasa tetap terjaga berkat pertumbuhan yang solid di pasar India dan Asia Tenggara, yang berperan sebagai penopang diversifikasi pasar Apple.

Dampak Peluncuran iPhone Lipat dan Prospek Pasar

Riset ini mencatat bahwa analisis dilakukan sebelum iPhone Duo, ponsel lipat perdana Apple, dijual secara massal pada 23 Oktober 2026. Belum dapat dipastikan apakah perangkat baru tersebut akan menarik segmen pembeli tambahan atau justru memengaruhi penjualan model Pro Max yang sudah ada. Meski demikian, ketahanan iPhone 18 Pro di pasar Asia membuktikan bahwa strategi harga dan ketersediaan stok tetap menjadi faktor penentu utama di tengah fluktuasi nilai tukar dan perubahan preferensi fitur konsumen secara global.

Meow! Tanya Nesi!
😸