Lazio Rebut Puncak klasemen Serie A, Inter Turun Mewahir, Cagliari Kalah di Olimpico
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Lazio berhasil merebut kembali takhta puncak klasemen Serie A Italia setelah meraih kemenangan krusial 2-1 atas Cagliari di Stadion Olimpico pada pekan ke-10 musim 2025/2026. Kemenangan ini mengukuhkan rekor tak terkalahkan tim asuhan Gennaro Gattuso, sekaligus menggeser Inter Milan dari posisi terdepan. Meskipun sempat tertinggal lebih dulu akibat gol cepat M'Bala Nzola, Lazio menunjukkan kualitas mentalitas juara dengan menyamakan skor pada babak pertama dan berbalik unggul di menit-menit akhir pertandingan.
Drama di Olimpico dan Pukulan Berat untuk Cagliari
Kompetisi sengit langsung terasa sejak dini hari. Cagliari mengejutkan tuan rumah lewat gol pada menit ke-20 yang dicetak M'Bala Nzola, yang dengan tenang mengolah umpan Alieu Fadera untuk mengecoh kiper Christos Mandas. Tekanan besar ini berhasil diredam oleh Lazio yang mampu menyamakan skor menjadi 1-1 pada menit ke-36. Gustav Isaksen melakukan eksekusi brilian dengan melepaskan tembakan lob ke sudut kanan gawang Cagliari, berkat umpan mendatar dari Tijjani Noslin yang meluncur tanpa mampu dihalau kiper Elia Caprile. Keunggulan Lazio baru definitif tercapai di menit ke-83, ketika Andrea Pinamonti menyambut umpan lambung Alfonso Pedraza dengan tandukan akurat yang menaklukkan Caprile.
Kartu Merah dan Dampak Klasemen
Situasi Cagliari semakin runtuhan pada masa injury time saat Adam Obert menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Isaksen. Sebelumnya, Obert telah mendapat kartu kuning pertama pada menit ke-76 untuk pelanggaran serupa. Bermain dengan 10 orang, Lazio dengan disiplin menjaga keunggulan 2-1 hingga peluit panjang ditiupkan. Hasil ini membawa Lazio merangsek ke posisi teratas klasemen dengan koleksi 28 poin, unggul tiga poin dari Inter Milan yang tergeser ke urutan kedua. Sementara itu, Cagliari terdampar di peringkat ke-11 dengan 13 poin, sebuah hasil yang cukup mengecewakan di tengah musim kompetisi.
Menurut data dari Football Italia, ini menjadi momen bersejarah bagi Biancocelesti karena untuk pertama kalinya sejak tahun 2010, Lazio berhasil menjadi pemuncak klasemen tunggal (capolista) Serie A secara mandiri. Keberhasilan ini menegaskan dominasi Gattuso di musim ini, yang hingga pekan ke-10 belum pernah merasakan kekalahan. Bagi para penggemar sepak bola Italia, pergeseran posisi di puncak klasemen ini menyiratkan persaingan titel yang semakin ketat dan berimbang antara Lazio dan Inter Milan menjelang paruh kedua musim.
BERITA TERKAIT (MotoGP)

Veda Ega Pratama Kukuh di Posisi Kedua Rookie Moto3 2026

Satria Muda Pertahankan Gelar IBL 2026, Kalahkan Dewa United 77-75 di Laga Final Seru

Messi Pukau Penonton, Inter Miami Balikkan Keadaan Tekuk New England 2-1
