Kimi Antonelli Cetak Sejarah sebagai Juara Dunia Formula One Termuda
Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Kimi Antonelli menorehkan sejarah baru di Formula One setelah menjadi juara dunia termuda pada usia 20 tahun. Pembalap asal Italia itu memastikan gelar tersebut usai finis di posisi ketiga dalam Grand Prix Meksiko pada Minggu (1/11), balapan yang dimenangi Max Verstappen.
Gelar Bersejarah di Usia 20 Tahun
Hasil di Meksiko mengantarkan Antonelli menjadi juara dunia dengan keunggulan 119 poin. Pencapaian tersebut sekaligus menempatkannya sebagai pembalap Italia pertama yang merebut gelar juara dunia sejak 1953.
Antonelli menunjukkan ketenangan dan konsistensi sepanjang persaingan musim ini. Meski tidak menjadi pemenang di GP Meksiko, finis di posisi ketiga sudah cukup untuk memastikan gelar sebelum rangkaian balapan berakhir. Setelah melewati garis finis, ia tak mampu menahan air mata haru.
Mematahkan Rekor Sebastian Vettel
Gelar Antonelli mematahkan rekor Sebastian Vettel sebagai juara dunia Formula One termuda sebelumnya. Vettel meraih gelar pertamanya bersama Red Bull pada usia 23 tahun, sehingga Antonelli menurunkan rekor tersebut hingga tiga tahun.
Keberhasilan ini mempertegas kemunculan Antonelli sebagai salah satu pembalap muda paling menonjol di ajang balap mobil paling bergengsi dunia. Pada usia yang masih sangat muda, ia telah menggabungkan kecepatan, konsistensi, dan kemampuan mengelola tekanan untuk meraih gelar dunia. Kemenangan Verstappen di Meksiko tetap menjadi hasil utama balapan, tetapi sorotan terbesar tertuju kepada Antonelli yang memastikan namanya masuk dalam sejarah Formula One.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Kiper Aqil Savik Siap Tembak Laga Pembuka, Choi In Cheul Tangani Persipura Tanpa Shin Tae Yong

Man United vs AS Roma: Carrick Hadapi Tantangan Keluar dari 9 Laga Tanpa Kemenangan

Jay Idzes Diprediksi Pulih, Sassuolo Andalkan Bek Timnas Jelang Lawan Fiorentina
