Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Iraola dan Van Dijk Desak Klarifikasi Kesalahan Wasit di Liverpool vs Arsenal

Sepak BolaEka SaputraEka SaputraSumber: CNN Olahraga
Eka Saputra
Eka Saputra
Pakar MotoGP & Basket

Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Iraola dan Van Dijk Desak Klarifikasi Kesalahan Wasit di Liverpool vs Arsenal
BAGIKAN:

Pelatih Liverpool Andoni Iraola bersama kapten Virgil van Dijk menyuarakan kekecewaan mendalam pasca kekalahan tipis 0-1 dari Arsenal di pekan ke-9 Liga Inggris, Minggu (1/11). Di Stadion Anfield, kontroversi paling tajam muncul ketika striker Alexander Isak gagal memanfaatkan peluang emas menyamakan kedudukan akibat gangguan fisik dari bek Arsenal, Jurrien Timber. Wasit hingga tim officiating VAR gagal mengidentifikasi insiden tersebut sebagai pelanggaran, sebuah keputusan yang dinilai sangat menentukan jalannya pertandingan dan kini membuat Liverpool melorot ke posisi kelima klasemen dengan 15 poin, tertinggal sembilan angka dari sang rival utara.

Rincian insiden pelanggarannya terjadi beberapa menit setelah sundulan Kai Havertz di menit ke-16. Saat Isak berupaya menyambut umpan silang untuk menyundul bola di depan gawang, ia terhalang karena jersey-nya ditarik tegas oleh Timber. Iraola menegaskan bahwa situasi itu mutlak merupakan pelanggaran standar yang seharusnya dihukum wasit.

Kritik Ketajaman Pengamatan Wasit

"Insiden yang melibatkan Isak jelas-jelas penalti. Dia hendak menyundul bola di depan gawang, tetapi mereka menariknya, bahkan jerseynya terlihat jelas ditarik," kata Iraola. Ia juga menyoroti bias pengamatan wasit yang kerap hanya menanggapi gerakan jatuh pemain. "Saya tidak mengerti alasannya; mungkin karena dia tidak menjatuhkan diri atau tidak sengaja jatuh ke lapangan. Seharusnya itu bukan alasan untuk tidak memberikan penalti. Karena dia tidak melakukan diving, jika ia melakukannya, wasit pasti akan memberikannya," tambahnya.

Gagalnya Mekanisme VAR dan Dampak Klasemen

Kritikan serupa dilontarkan Van Dijk yang mempertanyakan efektivitas teknologi bantu wasit di laga tersebut. Kapten Liverpool itu menekankan bahwa bukti visual di laga itu sangat jelas. "Menurut saya, itu jelas penalti. Saya sudah melihat tayangan ulangnya dan pernah menyaksikan insiden serupa berujung penalti. Sayangnya, hari ini bukan keberuntungan kami. Kita memiliki 50 kamera. Semua orang sudah melihatnya. Pada akhirnya penalti tidak diberikan dan sayangnya kami kalah dalam pertandingan ini," ujarnya.

Kekalahan di kandang sendiri menjadi pukulan psikologis dan taktis bagi para The Reds. Posisi Liverpool kini terdesak di papan tengah klasemen Liga Inggris. Dengan selisih sembilan poin dari Arsenal yang masih memimpin, Liverpool harus segera bangkit agar ambisi mempertahankan gelar juara tak kehilangan momentum di sisa pertandingan.

Meow! Tanya Nesi!
😸