Rabu, 4 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Terpuruk di Zona Degradasi, Peter Huistra Akui Lini Pertahanan PSS Sleman Rusak Total

Sepak BolaMaya SariMaya SariSumber: Antara News
Maya Sari
Maya Sari
Wartawan Olahraga

Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Terpuruk di Zona Degradasi, Peter Huistra Akui Lini Pertahanan PSS Sleman Rusak Total
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Peter Huistra , pelatih kepala PSS Sleman, mengakui bahwa timnya mengalami masalah serius di lini pertahanan setelah menelan kekalahan 1-3 dari Garudayaksa FC pada laga pekan kedelapan BRI Super League 2026/27.
  • Kekalahan di Stadion Pakansari, Bogor, tersebut bukan hanya mengubur harapan poin penuh, tetapi juga menegaskan konsistensi buruk performa Super Elja dalam beberapa pekan terakhir.
  • Situasi semakin memburuk bagi skuad asuhan Huistra mengingat mereka kini resmi jatuh ke zona degradasi, sebuah posisi yang mengkhawatirkan di tengah persaingan liga yang ketat.

Peter Huistra, pelatih kepala PSS Sleman, mengakui bahwa timnya mengalami masalah serius di lini pertahanan setelah menelan kekalahan 1-3 dari Garudayaksa FC pada laga pekan kedelapan BRI Super League 2026/27. Kekalahan di Stadion Pakansari, Bogor, tersebut bukan hanya mengubur harapan poin penuh, tetapi juga menegaskan konsistensi buruk performa Super Elja dalam beberapa pekan terakhir. Situasi semakin memburuk bagi skuad asuhan Huistra mengingat mereka kini resmi jatuh ke zona degradasi, sebuah posisi yang mengkhawatirkan di tengah persaingan liga yang ketat.

Performa defensif PSS yang rapuh menjadi sorotan utama setelah gawang mereka tiga kali kebobolan. Dua gol awal cepat dari Garudayaksa membuat PSS tertinggal jauh sebelum sempat menyusun pola permainan. Huistra secara terbuka menyatakan bahwa cara timnya membiarkan gol-gol tercipta dalam beberapa laga akhir ini telah menyulitkan proses pemulihan tim secara keseluruhan. Kegagalan untuk bertahan dengan rapat menjadi tema dominan yang menghantui setiap pertandingan PSS belakangan ini.

Kronologi Gol dan Dampak Sanksi Merah

Kejadian di lapangan menunjukkan betapa dominannya Garudayaksa dalam laga tersebut. PSS langsung tertinggal dua gol pada babak pertama lewat aksi Brad Rubio di menit ke-12 dan Jayro Jean di menit ke-18. Pukulan berat datang ketika Kevin Gomes menerima kartu merah di menit ke-38, yang memaksa PSS bermain dengan sepuluh orang. Meskipun kekurangan jumlah pemain, PSS sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Gustavo Tocantins di menit ke-71. Namun, harapan pupus setelah gol bunuh diri Cleberson di menit ke-76 memastikan kemenangan telak untuk tim tuan rumah. Huistra mengakui bahwa kartu merah Gomes mengubah jalannya pertandingan secara signifikan, meskipun ia menolak menjadikan hal itu sebagai alasan utama di balik performa buruk timnya.

  • Kekalahan Beruntun: PSS kini mengoleksi tiga kekalahan berturut-turut, sebelumnya tumbang 1-2 dari Persik Kediri dan 1-2 dari Borneo FC Samarinda.
  • Status Klasemen: Tim berada di peringkat ke-16 atau zona degradasi dengan torehan empat poin.
  • Jadwal Krusial: PSS dijadwalkan menghadapi dua laga kandang beruntun, yaitu melawan PSGC Ciamis pada laga perdana I.League Cup, Rabu (4/11), kemudian menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC di pekan kesembilan Super League, Minggu (8/11).

Respons Huistra dan Langkah Pemulihan

Menyikapi tiga kekalahan beruntun ini, Huistra menegaskan bahwa timnya harus bekerja keras untuk memperbaiki aspek defensif yang dinilai tidak cukup baik saat ini. β€œSecara defensif, kita tidak cukup baik saat ini. Kita harus bekerja keras lagi untuk memperbaiki itu,” tegas pelatih asal Belanda tersebut. Bagi Huistra, tidak ada ruang untuk kompromi dalam hal perbaikan performa, terutama menjelang dua laga kandang krusial yang akan datang. Tekanan kini membesar, di mana PSS wajib memetik poin penuh di kandang sendiri untuk memutus tren negatif dan menghindari kepurukan lebih dalam di klasemen BRI Super League musim ini.

Meow! Tanya Nesi!
😸