Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

DPD RI Ungkap 13.519 Aspirasi dan 7 RUU Inisiatif dalam Evaluasi 22 Tahun Keberadaan

Berita NasionalRina WijayaRina WijayaSumber: CNN Nasional
Rina Wijaya
Rina Wijaya
Jurnalis Investigasi

Fokus pada liputan mendalam dan isu-isu sosial yang berdampak pada masyarakat luas.

DPD RI Ungkap 13.519 Aspirasi dan 7 RUU Inisiatif dalam Evaluasi 22 Tahun Keberadaan
BAGIKAN:

Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin menegaskan komitmen lembaga perwakilan daerah tersebut untuk transparan dalam mengevaluasi kinerja selama dua dasawarsa terakhir. Fokus evaluasi diformulasikan melalui program khusus yang tidak hanya berhitung pada jumlah laporan yang masuk, tetapi menguji kedalaman dampak nyata dari pengawasan dan legislasi terhadap kehidupan masyarakat. Langkah ini menandai pergeseran narasi kelembagaan dari sekadar pengumpulan data menjadi pembuktian akuntabilitas hasil kerja kepada publik.

Rekam Jejak Kuantitatif Lembaga

Berdasarkan laporan kinerja tahun sidang 2025-2026 yang baru dirilis, DPD RI mencatatkan angka signifikan dalam menyerap aspirasi bawah. Selama periode September 2025 hingga Agustus 2026, sebanyak 13.519 aspirasi dari masyarakat dan berbagai daerah telah dihimpun dan ditindaklanjuti secara sistematis. Spektrum isu yang dicakup sangat luas, mencakup sektor krusial seperti akses pendidikan, layanan kesehatan, produktivitas pertanian, konflik pertanahan, hingga isu lingkungan hidup serta manajemen keuangan daerah. Selain peran sebagai corong aspirasi, kinerja legislasi dan pengawasan juga menunjukkan angka nyata melalui produksi tujuh rancangan undang-undang (RUU) usul inisiatif serta pelaksanaan 25 kegiatan pengawasan resmi.

Evaluasi Dampak dan Akuntabilitas Maksimal

Najamudin mengakui bahwa capaian kuantitatif tidak menjadi satu-satunya tolok ukur keberhasilan lembaga. Tantangan terbesar kini bergeser ke arah bagaimana aspirasi tersebut benar-benar merespons kebijakan negara serta menyelesaikan permasalahan spesifik di daerah secara efektif. Oleh karena itu, episode perdana 'Senator Menyapa 2026' yang bertajuk "Dua Dasawarsa DPD RI Mengawal Daerah" dirancang khusus untuk membedah sejauh mana respons kebijakan terhadap data riil di lapangan. Program yang bekerja sama dengan CNN Indonesia ini diharapkan menjadi ruang evaluasi terbuka yang sehat, mengidentifikasi hambatan birokratis, serta memperkuat mekanisme tindak lanjut agar setiap kerja keras pengawalan daerah dapat dipertanggungjawabkan secara maksimal kepada rakyat.

BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ