Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

BRI Perkuat Layanan Kesehatan Lewat Revitalisasi Posyandu Lily di Sleman

Ekonomi & PasarSiti AmaliaSiti AmaliaSumber: CNN Ekonomi
Siti Amalia
Siti Amalia
Analis Finansial

Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

BRI Perkuat Layanan Kesehatan Lewat Revitalisasi Posyandu Lily di Sleman
BAGIKAN:

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli secara resmi meresmikan revitalisasi Posyandu Lily di Dusun Purworejo, Kalurahan Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Rabu (21/10). Inisiatif ini bukan sekadar renovasi fisik bangunan, melainkan wujud komitmen BRI dalam memberikan kontribusi nyata yang berkelanjutan di bidang sosial dan lingkungan. Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan bahwa keberhasilan program sosial diukur dari manfaat langsung bagi masyarakat, di mana BRI tidak hanya berfokus pada layanan perbankan, tetapi juga menggerakkan pemberdayaan masyarakat yang selaras dengan prioritas pembangunan nasional.

Dampak Nyata Program Desa BRILiaN

Sebagai bagian dari Program Desa BRILiaN 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), hingga Oktober 2026, inisiatif ini telah menjangkau aspek kritis kesehatan ibu dan anak secara luas. Program tersebut telah merevitalisasi dua posyandu, memberikan pelatihan kepada puluhan kader dari 13 posyandu, serta mengedukasi 21 ibu hamil dan 27 peserta kelas gizi. Komitmen deteksi dini juga terlihat dari pemantauan pertumbuhan 141 balita, disertai dukungan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi 23 ibu hamil dan 24 balita berisiko gizi kurang. Langkah-langkah ini menunjukkan pendekatan yang komprehensif dalam menekan stunting dan memastikan kesehatan dasar masyarakat terpenuhi.

Peran Strategis Kader dan Kebun Pangan

Di acara peresmian, Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati (Titiek) Soeharto, memberikan apresiasi tinggi kepada para kader posyandu yang ia anggap sebagai kunci keberhasilan layanan kesehatan berbasis masyarakat. Ia mendorong agar Posyandu Lily dapat dimanfaatkan secara rutin oleh para ibu untuk memantau tumbuh kembang anak. Sejalan dengan itu, Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menegaskan peran strategis posyandu tidak hanya sebagai tempat pemantauan, tetapi juga sebagai ruang edukasi pola asuh dan pencegahan masalah kesehatan keluarga. Kehadiran mereka menandai dukungan pemerintah dan legislatif terhadap keberlanjutan program sosial ini.

Melengkapi aspek kesehatan, BRI juga meresmikan Kebun Pangan Perempuan berbasis polibag yang menyediakan sayuran segar bebas pestisida kimia. Inisiatif ini memberdayakan Kelompok Wanita Tani untuk memanfaatkan pekarangan dalam pengolahan dan pemasaran hasil panen, sehingga menciptakan nilai ekonomi tambahan. Selain mendukung pemenuhan gizi keluarga melalui bahan pangan lokal untuk PMT, kebun ini menjadi ruang pembelajaran komunitas mengenai pertanian berkelanjutan dan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ