Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

MAB Tawarkan Ekosistem Kendaraan Listrik Komersial di PEVS 2026 dan Usul Insentif untuk Truk serta Bus

OtomotifSiska AmeliaSiska AmeliaSumber: CNN Otomotif
Siska Amelia
Siska Amelia
Rider & Reviewer

Membawa perspektif segar dalam dunia otomotif roda dua dari kacamata perempuan.

MAB Tawarkan Ekosistem Kendaraan Listrik Komersial di PEVS 2026 dan Usul Insentif untuk Truk serta Bus
BAGIKAN:

PT Mobil Anak Bangsa (MAB) meluaskan fokus bisnisnya di arena Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 yang berlangsung di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (29/10), dengan menggaet pelaku usaha lewat tagline "Electrify Your Business". CEO MAB Kelik Irwantono menegaskan perusahaan tidak sekadar menjual unit kendaraan listrik, melainkan menyediakan solusi menyeluruh yang mencakup jaringan stasiun pengisian daya, manajemen armada, hingga pusat komando penambangan untuk mengoptimalkan operasi logistik, perkebunan, dan tambang di Indonesia.

Lini Produk Serbaguna dari Truk Ringan hingga Armada Tambang

Dalam pameran ini, MAB memamerkan tiga produk utama berupa light truck 4x2 berkonsep rolling chassis yang telah beroperasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Jakarta, blind van untuk distribusi logistik last mile, serta kendaraan roda tiga pengangkut barang. Untuk kebutuhan industri berat, perusahaan menyiapkan kendaraan roda empat (4x4) khusus sawit berkapasitas 5 ton dan 8 ton, serta truk berat (heavy truck) 6x4 dan 8x4 yang mampu membawa muatan hingga 55 ton.

  • Menghadirkan ekosistem solusi termasuk kolaborasi charging station dan fleet management.
  • Menyediakan sistem pemantauan terpadu mining command center untuk memantau kesehatan baterai dan pola operasi kendaraan.

Ajakan Regulasi untuk Sektor Komersial

Moeldoko, pendiri MAB dan Ketua Umum Periklindo, mengapresiasi konsistensi perusahaan dalam niche kendaraan listrik komersial namun mengingatkan adanya kesenjangan kebijakan. Ia mendesak pemerintah untuk memperluas skema insentif yang saat ini dinilai hanya menguntungkan mobil penumpang dan sepeda motor. Menurut Moeldoko, transisi bus, truk, dan kendaraan komersial ke teknologi listrik sangat krusial karena sektor ini merupakan penyumbang emisi karbon dan penyerap subsidi bahan bakar minyak (BBM) terbesar.

Meow! Tanya Nesi!
😸