Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Kapolri Buru Pendana Lab Narkoba Aceh dengan Kolaborasi Lintas Negara

Berita NasionalBudi SantosoBudi SantosoSumber: CNN Nasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Pimpinan Redaksi

Jurnalis senior dengan pengalaman 15 tahun meliput isu politik dan berita nasional di Indonesia.

Kapolri Buru Pendana Lab Narkoba Aceh dengan Kolaborasi Lintas Negara
BAGIKAN:

Penyelidikan terhadap jaringan narkotika internasional di Indonesia memasuki babak baru setelah Polri menerima delegasi Kementerian Keamanan Publik Republik Rakyat China (MPS) di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, pada Rabu (28/10). Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang diplomasi hukum, tetapi juga menegaskan komitmen kedua negara untuk mengungkap figur di balik pendanaan operasional laboratorium gelap yang berada di Provinsi Aceh. Fokus utama pengembangan perkara ini adalah menelusuri pihak-pihak yang membiayai jaringan tersebut guna memutus rantai peredaran narkotika yang melintasi batas negara.

Hasil Operasi Gabungan dan Penyerbuan Lab

Salah satu pencapaian signifikan dari kerja sama ini adalah pengungkapan clandestine laboratory sabu yang disebut sebagai terbesar di Indonesia saat ini. Operasi yang dilakukan pada 21 Oktober 2026 berhasil menangkap 11 tersangka dan menyita barang bukti sebesar 1,2 ton sabu. Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil koordinasi erat antara Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea dan Cukai, serta dukungan dari Komisi Nasional Pengendalian Narkotika China (NNCC). Suyudi menegaskan bahwa kolaborasi ini akan terus ditingkatkan demi keamanan Indonesia dan kawasan Asia secara lebih luas.

  • 11 tersangka ditangkap dan 1,2 ton sabu disita dari laboratorium gelap di Aceh pada 21 Oktober 2026.
  • Tujuh orang lainnya ditangkap oleh otoritas China di wilayah mereka terkait jaringan yang sama.
  • Penyelidikan China sebelumnya memfokuskan investigasi selama sekitar satu tahun pada kelompok yang diduga menyelundupkan narkotika cair dari Myanmar, Thailand, dan Laos.

Jejak Lintas Negara dan Investigasi Berkelanjutan

Menurut Lan Weihong, Wakil Sekretaris Jenderal NNCC sekaligus Wakil Direktur Jenderal Biro Pengendalian Narkotika MPS China, pengungkapan kasus ini membuktikan pentingnya komunikasi dan operasi gabungan antarnegara. Otoritas China telah melaporkan informasi intelijen kepada BNN Indonesia pada September tahun ini untuk membongkar jaringan penyelundupan yang melibatkan Indonesia, China, dan Malaysia. Selain fokus pada laboratorium di Aceh, penyidik saat ini juga mendalami keterkaitan perkara ini dengan pengungkapan sebuah kapal di wilayah Medan yang diduga melibatkan seorang warga negara Malaysia. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membongkar struktur jaringan penyelundupan narkotika lintas yurisdiksi.

BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ