Prabowo Ajak Brasil Perkuat Kemitraan Strategis Usai Lula Amankan Jabatan Presiden Keempat

Ekonomi & Pasar
Siti AmaliaSiti Amalia
Sumber: CNBC Indonesia
Siti Amalia
Siti Amalia
Analis Finansial

Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

Prabowo Ajak Brasil Perkuat Kemitraan Strategis Usai Lula Amankan Jabatan Presiden Keempat
BAGIKAN:

Kemenangan Luiz Inácio Lula da Silva dalam pemilihan presiden Brasil pada Minggu (25/10/2026) memicu respons langsung dari Jakarta. Presiden Prabowo Subianto memandang keberhasilan tersebut sebagai momentum tepat bagi Indonesia dan Brasil untuk mempererat kemitraan strategis di tengah berbagai tekanan global yang sedang berlangsung.

Sinyal Penguatan Hubungan Bilateral

Melalui akun X resminya, @prabowo, pada Rabu (28/10/2026), kepala negara Indonesia itu menyapa Lula sebagai sahabat sekaligus rekan seperjuangan. Berdasarkan siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah, Prabowo menilai tingginya perolehan suara Lula merupakan cerminan nyata atas kepercayaan publik Brasil terhadap arah kepemimpinannya. Ia turut mendoakan agar pemimpin negara dengan perekonomian terbesar di Amerika Latin tersebut senantiasa dianugerahi kesehatan serta kekuatan demi memajukan rakyatnya.

Lebih dari sekadar ucapan selamat, Prabowo secara eksplisit menyoroti besarnya potensi kolaborasi antara kedua negara. Ia mengajak pemerintah Brasil untuk terus membangun hubungan yang lebih solid guna menghadapi tantangan-tantangan besar yang melanda dunia saat ini.

Dramatika Pembalikan Keadaan di Putaran Kedua

Pencapaian Lula kali ini tergolong bersejarah karena berhasil membalikkan posisi setelah tertinggal pada putaran pertama. Lawan utamanya, senator sayap kanan Flavio Bolsonaro—putra mantan Presiden Jair Bolsonaro—sempat memimpin perolehan dukungan awal dan tampil penuh percaya diri berkat sejumlah jajak pendapat yang mengunggulkannya sebelum hari pencoblosan.

Namun, hasil resmi yang dilansir AFP menunjukkan realitas berbeda pada penghitungan akhir. Berikut rincian fakta kunci dari pemungutan suara tersebut:

  • Lula mengamankan 51,75% total suara sah.
  • Flavio Bolsonaro tertinggal dengan perolehan 48,25%.
  • Kemenangan ini mengantar Lula, yang akan berusia 81 tahun, ke masa jabatan keempatnya sebagai presiden.

Hasil final ini sekaligus melampaui berbagai proyeksi yang beredar sebelum pemungutan suara digelar, menegaskan bahwa peta politik Brasil kembali berubah drastis hanya dalam selang waktu singkat antar-putaran.

Meow! Tanya Nesi!
😸