Harry Kane Putus Puasa 25 Tahun Inggris dengan Ballon d'Or 2026
Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Harry Kane resmi mengakhiri puasa gelar Ballon d'Or selama 25 tahun bagi pemain asal Inggris setelah dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia pada Selasa (27/10) dini hari WIB di London Palladium Theatre. Striker berusia 33 tahun tersebut berhasil mengungguli dua kandidat kuat, Kylian Mbappe dan Lamine Yamal, berkat torehan impresif 73 gol dari 65 pertandingan yang menjadi dasar penobatannya.
Momen Bersejarah untuk Timnas Inggris
Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam sejarah sepak bola Inggris, mengingat gelar terakhir diraih oleh Michael Owen pada tahun 2001. Dalam pidatonya yang dikutip ESPN, kapten timnas Inggris tersebut memilih untuk mempersembahkan penghargaan individu ini kepada seluruh rekan setimnya di skuad The Three Lions. Kane menegaskan bahwa kehormatan memimpin tim adalah prioritasnya, dan gelar tersebut merupakan hasil kerja kolektif, bukan sekadar pencapaian pribadi.
- Rekor Gol: 73 gol dari 65 pertandingan menjadi kunci kemenangan Kane.
- Sejarah: Pemain Inggris pertama yang meraih Ballon d'Or sejak Michael Owen (2001).
- Kandidat: Mengalahkan Kylian Mbappe dan Lamine Yamal.
Apresiasi untuk Keluarga dan Peran Profesional
Di luar lapangan, Kane mengungkapkan bahwa dukungan keluarga menjadi motivasi utama dalam menjaga profesionalismenya. Ia secara khusus berterima kasih kepada istrinya, Kate Kane, yang dianggapnya sebagai sahabat sekaligus pendukung terbesar dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan. Kane menyatakan tekadnya untuk terus menjadi teladan yang baik, baik sebagai seorang ayah maupun sebagai atlet profesional, dengan harapan dapat merayakan pencapaian ini bersama orang-orang terdekatnya.


