Erick Thohir Minta Polisi Tegas Usut Kasus Kematian Bobotoh pasca Laga di Pakansari
Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan komitmen organisasi terhadap keselamatan penonton dengan mendesak penegak hukum untuk mengambil tindakan tegas dalam kasus tewasnya seorang suporter Persib Bandung atau Bobotoh. Insiden penyerangan oleh orang tidak dikenal yang menggunakan senjata tajam terjadi di luar stadion setelah pertandingan Garudayaksa melawan Persib di Pakansari. Erick menyatakan bahwa tidak boleh ada lagi nyawa suporter yang hilang akibat kekerasan, dan keselamatan mereka harus menjadi prioritas utama dalam setiap penyelenggaraan laga.
Pemisahan Tanggung Jawab Penyelenggara dan Penegak Hukum
Dalam mekanisme penanganan pelanggaran, Erick membedakan antara insiden di dalam stadion dan di luar lokasi penyelenggaraan. Jika bentrokan terjadi di dalam stadion, tim dan komunitas suporter wajib menanggung konsekuensi sesuai tingkat pelanggaran, termasuk potensi pengurangan poin bagi klub terkait. Namun, karena kasus ini terjadi di luar stadion, PSSI mendorong agar pihak kepolisian mengusut tuntas aksi kriminal tersebut hingga tuntas.
- PSSI telah berkoordinasi dengan kepolisian terkait insiden di Pakansari dan kini menunggu hasil penyelidikan.
- Erick menghubungi Kapolres untuk meminta penanganan kasus dilakukan secara tegas.
- Penyidik diminta memastikan apakah peristiwa tersebut murni tindak kriminal atau berkaitan dengan persaingan antarsuporter.
Peran Aktif Menpora dalam Pengawasan Keamanan
Sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir memandang bahwa setiap pemangku kepentinganāmulai dari klub, penyelenggara kompetisi, komunitas fan, hingga kepolisianāmemiliki tanggung jawab spesifik dalam menjamin keamanan pertandingan. Ia menilai bahwa koordinasi lintas lembaga menjadi kunci agar suporter dapat pulang ke rumah dengan selamat setelah menyaksikan pertandingan, sekaligus memastikan akuntabilitas bagi setiap pelanggaran yang terjadi.


