Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

BRIN Siagakan Retardan Tepung Singkong, Negara Gelontorkan Rp125 M untuk Jambi

TeknologiFitriani NingsihFitriani NingsihSumber: CNN Teknologi & CNN Nasional
Fitriani Ningsih
Fitriani Ningsih
Jurnalis Siber

Fokus pada isu keamanan siber, kecerdasan buatan, dan tren teknologi masa depan.

BRIN Siagakan Retardan Tepung Singkong, Negara Gelontorkan Rp125 M untuk Jambi
BAGIKAN:

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengonfirmasi kesiapan teknologi retardan berbasis tepung singkong untuk diujicobakan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kepala BRIN Arif Satria menyatakan bahwa proses riset telah mencapai tahap final di mana komponen utama, khususnya ammonium polyphosphate (APP), berhasil diperoleh dan telah melewati pengujian di lokasi.

Inovasi CASSA-P dan Strategi Modifikasi Cuaca

Inovasi yang dijuluki CASSA-P atau Singkong-APP ini dirancang untuk meningkatkan efektivitas air dalam memadamkan api vegetasi. Menurut Periset Kimia Molekuler BRIN Julinton, struktur polisakarida pada pati singkong dimodifikasi untuk mengatur kemampuan pembentukan film, viskositas, dan retensi air. Kombinasi dengan APP berfungsi memberikan mekanisme retardasi kimia yang membentuk lapisan char penghalang panas, sementara wetting agent membantu cairan menyebar lebih dalam ke bahan bakar. Selain jalur udara, BRIN juga mengembangkan operasi modifikasi cuaca (OMC) melalui inovasi Dumikron, coSAT, dan dry ice untuk mempercepat respons pemadaman.

Alokasi Dana dan Kolaborasi Lintas Sektor

Langkah teknis BRIN ini didorong oleh instruksi Presiden Prabowo Subianto yang mengamanatkan uji coba produksi massal teknologi tersebut, termasuk aplikasi melalui helikopter. Secara simultan, pemerintah mengalokasikan Banpres sebesar Rp125 miliar untuk memperkuat penanganan karhutla di Provinsi Jambi, yang terdiri dari pencairan tahap pertama Rp85 miliar dan tahap kedua Rp40 miliar. Dana ini digunakan untuk pembelian peralatan dan kesiapsiagaan jangka panjang, seperti pembangunan sumur bor, di samping dukungan APBN lainnya. Kepala BRIN menegaskan komitmen kolaborasi erat dengan TNI AU, BNPB, dan BMKG untuk mengimplementasikan berbagai inovasi ini secara terukur di lapangan.

BERITA TERKAIT (Teknologi)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ