PM Singapura Minta Komitmen Kontrak Gas Dihormati Usai RI Pangkas Kuota Ekspor

Dunia
Budi SantosoBudi Santoso
Sumber: CNN Internasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

PM Singapura Minta Komitmen Kontrak Gas Dihormati Usai RI Pangkas Kuota Ekspor
BAGIKAN:

Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong meminta seluruh pihak menghormati kontrak komersial pasokan gas alam menyusul pengumuman Pemerintah Indonesia yang memangkas kuota ekspor gas ke negara tersebut pada Sabtu (24/10). Menurut keterangan Wong dalam konferensi Partai Aksi Rakyat (PAP) pada Minggu (25/10), importir gas Singapura akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingannya berdasarkan kontrak yang telah disepakati.

Pemerintah Singapura merespons kebijakan pemangkasan tersebut dengan menyatakan bahwa pengurangan pasokan dari Indonesia mencakup kurang dari 2 persen kebutuhan gas mereka. Wong menegaskan bahwa negaranya telah mengantisipasi risiko gangguan pasokan energi melalui pembangunan terminal LNG. Infrastruktur ini memungkinkan Singapura mengimpor gas dari berbagai negara tanpa bergantung sepenuhnya pada jaringan pipa.

Selain diversifikasi sumber impor, Wong menyebutkan pemerintah Singapura tengah mengkaji opsi penggunaan energi nuklir untuk menjamin pasokan listrik yang stabil dan lebih bersih. Ia mengakui pemanfaatan tenaga nuklir menimbulkan kekhawatiran mengingat Singapura adalah negara kecil dengan kepadatan penduduk tinggi. Oleh karena itu, ia menekankan keselamatan harus menjadi prioritas utama dan pemerintah perlu melibatkan masyarakat sebelum mengambil keputusan terkait masa depan energi.

Kebijakan pemangkasan kuota ekspor ini terjadi setelah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sekaligus Menteri Koordinator Bidang Energi dan Transisi Hilirisasi Bahlil Lahadalia menyampaikan kemungkinan penghentian ekspor energi. Bahlil menyatakan pemerintah akan mengevaluasi kebijakan ekspor dan tidak menutup kemungkinan menghentikan pasokan ke negara tertentu yang dinilai tidak menghormati Indonesia.

Meow! Tanya Nesi!
😸