BRILink Agen Fillio Dumai Kembangkan Empat Outlet Sejak 2017 untuk Layani Transaksi Warga dan UMKM

Ekonomi & Pasar
Hendra GunawanHendra Gunawan
Sumber: CNN Ekonomi
Hendra Gunawan
Hendra Gunawan
Pengamat Bisnis

Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

BRILink Agen Fillio Dumai Kembangkan Empat Outlet Sejak 2017 untuk Layani Transaksi Warga dan UMKM
BAGIKAN:

Seorang pelaku usaha bernama Rahmi mengembangkan layanan BRILink Agen Fillio di Dumai, Riau, menjadi empat outlet sejak memulai bisnis konter pulsa pada 2017. Pengembangan ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan transaksi keuangan warga yang sebelumnya harus menempuh perjalanan jauh menuju kantor bank.

Menurut keterangan Rahmi yang dikutip pada Minggu (25/10), keempat outlet tersebut kini melayani berbagai transaksi seperti pengiriman uang dan pembayaran tagihan. Layanan ini juga dimanfaatkan oleh pedagang serta pelaku UMKM setempat untuk melakukan pembayaran kepada mitra bisnis dan pemasok barang, sehingga pengadaan stok dagangan dapat berjalan lancar.

Selain melayani transaksi komersial, Rahmi menyatakan bahwa staf di outletnya memberikan pendampingan khusus bagi pelanggan lanjut usia yang belum terbiasa menggunakan layanan digital. Ia menginstruksikan seluruh staf untuk menjelaskan setiap proses transaksi secara rinci hingga nasabah benar-benar memahaminya.

Corporate Secretary BRI Dhanny menyebutkan bahwa perkembangan usaha Rahmi merupakan salah satu contoh peran agen dalam memperluas akses perbankan sekaligus mendukung perputaran ekonomi masyarakat di daerah. Menurut Dhanny, kehadiran agen di tengah warga menjadi bagian dari upaya mendorong inklusi keuangan dan penguatan ekonomi kerakyatan.

Penguatan jaringan agen ini sejalan dengan momentum Bulan Inklusi Keuangan pada Oktober 2026. Berdasarkan data BRI, hingga akhir September 2026, jumlah BRILink Agen telah mencapai lebih dari 1 juta unit yang menjangkau lebih dari 60 ribu desa atau sekitar 80% desa di Indonesia.

Jaringan tersebut tercatat telah melayani sekitar 750 juta transaksi dengan volume transaksi (sales volume) mencapai Rp1.270 triliun.

Meow! Tanya Nesi!
😸