Progres Pembangunan Tol Semarang-Demak Seksi 1, Berfungsi Sebagai Tanggul Laut Pesisir Pantura
Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) melaporkan perkembangan terkini proyek Jalan Tol Semarang-Demak di Jawa Tengah. Berdasarkan keterangan BPJT pada Sabtu (24/10/2026), pengerjaan difokuskan pada Seksi 1 yang membentang dari Kaligawe hingga Sayung sepanjang 10,64 Km.
Jalan tol ini terbagi menjadi dua seksi utama. Seksi 2 dengan rute Sayung-Demak sepanjang 16,01 Km telah beroperasi sejak 25 Februari 2023. Sementara itu, Seksi 1 masih dalam tahap pembangunan dan dibagi ke dalam tiga segmen dengan tingkat penyelesaian yang berbeda.
Menurut data BPJT, progres konstruksi Segmen 1A telah mencapai 96,55%. Dua segmen lainnya masih berjalan, yakni Segmen 1B pada angka 68,70% dan Segmen 1C sebesar 64,79%.
Pembangunan Seksi 1 menerapkan metode konstruksi yang menggunakan cerucuk bambu. BPJT menjelaskan bahwa inovasi berkelanjutan ini dipilih untuk memastikan ketepatan pemancangan sekaligus menjadi solusi yang lebih ramah lingkungan.
Sebagai bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa, infrastruktur ini dirancang tidak hanya untuk konektivitas transportasi. Proyek tersebut juga berfungsi sebagai tanggul laut atau bagian dari proyek Giant Sea Wall.
Dengan fungsi ganda tersebut, jalan tol ini ditujukan untuk melindungi wilayah pesisir Semarang dan Demak dari ancaman banjir rob. BPJT menyatakan bahwa kehadiran infrastruktur ini diharapkan turut mendukung pertumbuhan ekonomi serta pemerataan pembangunan di kawasan tersebut.
BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

BEI Catat 23 UKM Siap IPO di 2027 Setelah Ikuti Program Pendampingan

Rapat Koordinasi Kemenko Perekonomian Bahas Percepatan Implementasi Kredit Perempuan Prasejahtera dan Penurunan Bunga Pinjaman

BEI Resmi Keluarkan Saham HSC dari IHSG, Pasar Diprediksi Stabil Tanpa Gejolak
