⚠️INFO GEMPA BUMI: Magnitudo 5.1 di 19 km WNW of Tomohon, Indonesia pada 2/11/2026, 15.13.14. Baca peringatan dan analisis selengkapnya.
Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Pemkot Jakarta Timur Gelar Lomba Puskesmas untuk Tekan Kasus DBD dan TBC

Berita DaerahSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: Antara Metro
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Pemkot Jakarta Timur Gelar Lomba Puskesmas untuk Tekan Kasus DBD dan TBC
BAGIKAN:

Pemerintah Kota Jakarta Timur menggelar lomba Kampung Bebas Jentik (KBJ) dan Kampung Siaga Tuberkulosis (KST) yang melibatkan perwakilan puskesmas dari 10 kecamatan. Kegiatan ini merupakan strategi lintas sektor untuk menekan angka kasus demam berdarah dengue (DBD) dan tuberkulosis (TBC) di wilayah tersebut.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Jakarta Timur Arief Wahyudhy menjelaskan bahwa perlombaan diikuti oleh kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) dan perwakilan dari 10 tim, yang masing-masing berasal dari puskesmas tingkat kelurahan maupun kecamatan. Pelaksanaan lomba dibagi menjadi dua tahap, yakni KBJ pada Jumat (23/10) dan KST pada Senin (26/10).

Menurut keterangan Arief, tiga besar pemenang lomba KBJ akan menjalani verifikasi lapangan sebelum mewakili Jakarta Timur di tingkat Provinsi DKI Jakarta. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi bagi masyarakat, kader jumantik, pengurus RT/RW, serta pemangku kepentingan lain yang terlibat dalam upaya pencegahan penyakit.

Arief menekankan bahwa penanganan DBD dan TBC tidak bisa hanya mengandalkan sektor kesehatan. Peran aktif masyarakat dan berbagai pihak lintas sektor diperlukan untuk mengendalikan penyebaran kedua penyakit tersebut.

Berdasarkan data Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, tren kasus DBD mengalami peningkatan sejak Januari hingga Maret 2026, lalu menurun pada April dan Mei. Penurunan kembali tercatat antara Juli dan Agustus 2026. Pada Agustus 2026, terdata sebanyak 48 kasus DBD, dengan 11 kasus rawat inap selama periode 20-26 Agustus 2026.

Sementara itu, temuan kasus TBC di Jakarta Timur sepanjang Januari hingga Oktober 2026 mencapai 11.575 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8.992 orang telah memulai pengobatan.

Meow! Tanya Nesi!
😸