NASA Targetkan Pendaratan Astronot di Bulan pada 2028 Lewat Misi Artemis IV

Teknologi
Kevin SanjayaKevin Sanjaya
Sumber: CNN Teknologi
Kevin Sanjaya
Kevin Sanjaya
Software Engineer

Membahas teknologi dari kacamata pengembang dan inovasi perangkat lunak.

NASA Targetkan Pendaratan Astronot di Bulan pada 2028 Lewat Misi Artemis IV
BAGIKAN:

Badan Antariksa Nasional Amerika Serikat (NASA) menetapkan target pendaratan astronot di permukaan Bulan pada 2028 melalui misi Artemis IV. Rencana ini sekaligus mencakup pembangunan pangkalan permanen di satelit alami Bumi tersebut, melanjutkan upaya yang sudah dimulai sejak peluncuran roket Artemis 1 pada Rabu (16/11/2022).

Pemimpin NASA, Jared Isaacman, menyatakan bahwa lembaga antariksa tersebut sedang menjalankan Kebijakan Antariksa Nasional Presiden AS Donald Trump. Menurut siaran pers di situs resmi NASA pada Jumat (23/10), persiapan teknis terus dimatangkan agar peluncuran sesuai jadwal.

Untuk mewujudkan misi ini, NASA bekerja sama dengan dua perusahaan swasta, yakni SpaceX milik Elon Musk dan Blue Origin milik Jeff Bezos. Kerja sama tersebut telah menyederhanakan desain serta mengubah konsep operasi wahana pendaratan berawak. Pemutakhiran kontrak terkait sistem pendaratan manusia dan pengiriman kargo besar ke Bulan dilakukan pada awal tahun ini.

Isaacman menjelaskan bahwa sebelum astronot tiba, perlengkapan pendahulu akan didaratkan lebih dulu. Tujuannya agar kendaraan penjelajah dan elemen pertama kehadiran permanen manusia sudah tersedia ketika pendaratan terjadi pada 2028.

Dalam pelaksanaannya, astronot akan meluncur menggunakan pesawat ruang angkasa Orion yang dibawa roket Space Launch System (SLS) dari Pusat Luar Angkasa Kennedy di Florida. Sistem pendaratan komersial akan terhubung dengan Orion di luar angkasa. Dua awak diturunkan ke permukaan Bulan sementara dua lainnya tetap berada di dalam Orion.

Sebelum misi berawak berlangsung, Blue Origin dan SpaceX diwajibkan melakukan demonstrasi tanpa awak menggunakan wahana pendaratan mereka. NASA kemudian akan mensertifikasi sistem tersebut untuk memastikan keselamatan. Pada pendaratan pertama, NASA menargetkan astronot berjalan di permukaan Bulan selama setidaknya dua jam untuk mengambil sampel.

Isaacman menekankan bahwa seluruh fasilitas pendukung, termasuk bengkel mesin, kini beroperasi 24/7. Ia merujuk pada keberhasilan program Apollo pada dekade 1960-1970an sebagai dasar pembuktian bahwa pendekatan proaktif diperlukan untuk mencapai tujuan yang dianggap hampir mustahil.

Meow! Tanya Nesi!
😸