Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Volvo Pangkas 2.500 Karyawan Global Usai Catat Kerugian Operasional di Kuartal III 2026

Ekonomi & PasarHendra GunawanHendra GunawanSumber: CNN Ekonomi
Hendra Gunawan
Hendra Gunawan
Pengamat Bisnis

Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

Volvo Pangkas 2.500 Karyawan Global Usai Catat Kerugian Operasional di Kuartal III 2026
BAGIKAN:

Produsen kendaraan asal Swedia, Volvo, mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 2.500 karyawan secara global. Dari total tersebut, sebanyak 2.000 posisi akan dipangkas di Swedia sebagai bagian dari upaya efisiensi perusahaan.

Menurut keterangan perusahaan yang dilansir Reuters, pengurangan tenaga kerja ini dilakukan melalui beberapa langkah, termasuk pengakhiran kontrak konsultan, tidak mengganti karyawan yang keluar atau pensiun, serta penawaran paket pengunduran diri khusus. Langkah tersebut diambil untuk menekan biaya operasional di tengah persaingan ketat dengan produsen mobil China, tekanan tarif, dan melemahnya permintaan pasar di Amerika Serikat.

Rencana PHK terbaru ini menyusul pemangkasan 3.000 posisi yang diumumkan tak lama setelah Hakan Samuelsson kembali menjabat sebagai CEO pada 2025. Pada periode itu, Volvo menjalankan rencana penghematan sebesar 18 miliar krona dan memperdalam kerja sama dengan berbagai merek di bawah naungan Geely Holding asal China, yang merupakan pemilik mayoritas saham perusahaan.

Tekanan terhadap kinerja keuangan Volvo terlihat dari catatan kuartal III 2026. Perusahaan membukukan kerugian operasional yang disesuaikan sebesar 3,7 miliar krona Swedia atau sekitar US$373 juta. Angka ini berbalik tajam dibandingkan kuartal III 2025 yang masih mencatatkan laba 5,8 miliar krona. Laba kotor juga turun menjadi 14,7 persen dari sebelumnya 20,4 persen pada tahun lalu.

CEO Hakan Samuelsson menyatakan bahwa kuartal III 2026 sangat mengecewakan dan mencerminkan tahun yang jauh lebih menantang dari perkiraan awal. Ia menegaskan bahwa rencana pemulihan yang sedang berjalan memerlukan penguatan yang tegas.

Awal bulan ini, Volvo telah membatalkan proyeksi volume penjualan dan arus kas untuk setahun penuh dengan alasan kondisi pasar yang semakin sulit serta prospek jangka pendek yang memburuk. Dampak dari beban tarif, lesunya permintaan kendaraan listrik, dan tingginya biaya pengembangan turut menekan harga saham grup hingga mencapai rekor terendah pekan ini, dengan penurunan 54 persen sepanjang tahun berjalan.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ